J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

Bella

Jum'at, 24 April 2026 | 20:27 WIB
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
Sejarawan Indonesia J.J Rizal dalam sebuah diskusi Liga Demokrasi yang bertajuk Militerisme, kekerasan, dan Impunitas, yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jumat (24/04/2026) [Suara.com/Tsabita]
  • Sejarawan J.J. Rizal menyatakan Indonesia gagal menuntaskan agenda Reformasi akibat kegagalan membongkar infrastruktur kekuasaan masa Orde Baru.
  • Diskusi di YLBHI pada 24 April 2026 menyoroti strategi suap dan kekerasan yang melanggengkan kekuasaan para aktor lama.
  • Dampaknya, pelaku kejahatan masa lalu kini menempati posisi strategis yang menghambat kemajuan serta kualitas demokrasi di Indonesia.

Suara.com - Sejarawan Indonesia J.J. Rizal menilai Indonesia hingga kini masih memikul beban sejarah yang berat akibat ketidakseriusan dalam menuntaskan agenda Reformasi.

Menurutnya, kegagalan dalam membongkar infrastruktur kekuasaan Orde Baru membuat aktor-aktor lama yang terlibat dalam kejahatan masa lalu tetap memiliki posisi terhormat di pemerintahan saat ini.

Dalam sebuah diskusi Liga Demokrasi yang bertajuk Militerisme, Kekerasan, dan Impunitas, yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Rizal mengungkapkan bahwa praktik impunitas yang dinikmati kelompok militer dan kaki tangan Orde Baru berakar dari strategi konsolidasi kekuasaan yang sangat kokoh sejak pasca-1965.

Rizal menjelaskan bahwa rezim Orde Baru di bawah mantan Presiden Soeharto menggunakan strategi ganda untuk membungkam kritik dan mengamankan kekuasaan. Strategi ini mengadopsi filosofi konglomerat Oei Tiong Ham.

"Oei Tiong Ham tuh bilang, 'Nggak ada pintu yang nggak bisa ditembus oleh peluru emas'. Nah, prinsip Pak Harto adalah setiap orang dalam badannya ada banderol harganya," ujar Rizal dalam diskusinya, Jumat (24/4/2026).

Dalam hal tersebut, rezim cenderung menggunakan suap, bantuan strategis, atau kompromi materiil untuk menjinakkan tokoh-tokoh kritis. Jika cara ini gagal, maka instrumen kekerasan, intimidasi, dan teror akan dijalankan.

"Mereka bisa dibeli, ya mereka bisa dikasih bantuan-bantuan strategis ya kan. Nah kalau umpan ini nggak dimakan, baru kita gunakan intimidasi, teror ya penangkapan dan praktik-praktik kekerasan seperti itu," tambahnya.

Hal inilah yang membuat konsolidasi Orde Baru tetap bertahan meski gelombang demonstrasi seperti peristiwa Malari 1974 hingga gerakan mahasiswa 1978 terus terjadi.

Reformasi yang Setengah Hati

Rizal juga menyoroti bagaimana rezim Reformasi justru banyak melakukan kompromi politik alih-alih melakukan pembersihan menyeluruh terhadap praktik Orde Baru.

Ia menyebut infrastruktur kejahatan Orde Baru sudah tertanam sangat kompleks dan kokoh, namun dihadapi dengan sikap yang tidak serius.

"Yang belum selesai pada rezim Orde Baru itu bisa kita lihat, kita itu nggak serius sebenarnya sama Reformasi, nggak ada keseriusan dan pemahaman bahwa praktik kejahatan Orde Baru ini sekali lagi pakai kata infrastruktur," ujarnya.

Ia mencontohkan beberapa kasus besar yang tidak pernah tuntas sebagai bukti "uji coba" kekuasaan aktor lama terhadap ketegasan negara di era Reformasi, mulai dari kasus pemerkosaan massal Mei 1998 hingga pembunuhan aktivis HAM Munir.

"Munir uji coba, 'oke gua taruh nih di level
segini, di grade segini', nggak masalah tuh selesai juga ya kan. Nah jadi dari sejak awal kita udah bisa merekam bahwa Orde Baru ini udah punya temperatur gitu menetapkan plafon gitu, gue ngelakuin ini gue ngelakuin ini nggak masalah," ungkapnya.

Ironi Demokrasi Hari Ini

Dampak dari kegagalan tersebut, menurut Rizal, adalah munculnya fenomena di mana individu-individu yang rekam jejaknya bermasalah di masa lalu justru menempati posisi strategis dan berbicara seolah-olah mereka adalah pejuang demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026

Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 19:34 WIB

Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon

Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:09 WIB

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 18:54 WIB

Namanya Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Belanda Bisa Bela Timnas Indonesia?

Namanya Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Belanda Bisa Bela Timnas Indonesia?

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 18:10 WIB

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:08 WIB

Bocor! Surat Pemanggilan TC Piala AFF 2026: Eksel Runtukahu Dipanggil Perdana

Bocor! Surat Pemanggilan TC Piala AFF 2026: Eksel Runtukahu Dipanggil Perdana

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 16:06 WIB

Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya

Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:37 WIB

Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia

Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 14:26 WIB

Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun

Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 19:50 WIB

Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup

Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB