Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
Kapal Perang AS (AFP)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat memperluas blokade maritim terhadap Iran hingga ke seluruh samudra di dunia.

  • Sebanyak 34 kapal telah dipaksa putar balik oleh militer AS demi menekan Iran.

  • Washington menuntut Iran menghentikan program nuklir secara terverifikasi sebelum mencabut status blokade maritim.

Suara.com - Amerika Serikat kini resmi memperluas jangkauan blokade maritim terhadap Iran hingga ke level global guna memutus total akses pelayaran negara tersebut.

Strategi ini melampaui pengawasan regional di Timur Tengah dengan menargetkan seluruh jalur laut internasional yang terhubung dengan dermaga Iran.

Dikutip dari Reuters, hingga Jumat pagi, kekuatan militer Washington tercatat telah memaksa sedikitnya 34 kapal untuk berbalik arah dari jalur tujuannya.

Ilustrasi Tentara AS. [AFP]
Ilustrasi Tentara AS. [AFP]

Langkah agresif ini menjadi sinyal kuat bahwa AS tidak akan membiarkan satu pun kapal lolos tanpa pemeriksaan ketat Angkatan Laut.

Fokus utama kebijakan ini adalah memastikan Teheran benar-benar menghentikan pengembangan teknologi senjata nuklirnya secara transparan.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa pengawasan kini telah menjangkau titik-titik krusial pelayaran dunia tanpa terkecuali.

Asap membubung di Teheran, Iran duga dari serangan rudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [X/Vahid Online]
Asap membubung di Teheran, Iran duga dari serangan rudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [X/Vahid Online]

"Blokade kami semakin meluas dan menjadi global," ujarnya kepada wartawan di Washington.

Pemerintah AS memastikan tidak akan ada aktivitas pelayaran keluar dari Selat Hormuz yang luput dari pantauan radar militer mereka.

"Iran tahu bahwa mereka masih memiliki kesempatan untuk memilih dengan bijak di meja perundingan. Mereka hanya perlu meninggalkan ambisi senjata nuklir secara nyata dan terverifikasi," kata Hegseth.

baca juga

Meskipun tekanan militer meningkat, Washington mengklaim tetap membuka pintu dialog yang direncanakan berlangsung di Pakistan dalam waktu dekat.

Komando Pusat AS kini menginstruksikan personelnya untuk mencegat kapal apa pun yang terafiliasi dengan Iran di Samudra Pasifik dan Hindia.

Tindakan ini menyasar kapal dari negara mana pun yang kedapatan melakukan transaksi logistik dengan pelabuhan-pelabuhan di wilayah Iran.

"Kami menegakkan blokade terhadap kapal dari semua negara yang berlayar ke atau dari wilayah Iran," ujar Caine.

Militer AS juga sedang melacak keberadaan kapal-kapal yang berada di luar zona blokade asli untuk segera dilakukan intersepsi jika terdeteksi melanggar.

Hegseth menambahkan bahwa pihaknya memiliki waktu yang sangat fleksibel untuk menunggu Iran menyerah pada tuntutan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×