Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB
Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan
Ilustrasi - PBB memperingatkan blokade Selat Hormuz berpotensi memicu krisis pangan global. Jutaan warga Afrika dan Asia Selatan terancam kelaparan. [Dok.Antara]
  • PBB memperingatkan potensi krisis pangan global akibat gangguan pelayaran di Selat Hormuz yang dipicu blokade Amerika Serikat.
  • Konflik di Selat Hormuz mengancam pasokan energi dunia serta berisiko menyebabkan kelaparan masif di wilayah Afrika dan Asia.
  • Sekjen PBB mendesak pihak terkait segera membuka jalur maritim tersebut demi memulihkan stabilitas ekonomi dan perdagangan internasional.

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan potensi krisis pangan global akibat ketegangan berkepanjangan di Selat Hormuz. Kawasan Afrika dan Asia Selatan disebut sebagai wilayah yang paling rentan terdampak.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Amerika Serikat dan Iran segera meredakan konflik demi menjaga stabilitas ekonomi dan perdagangan dunia.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, menyampaikan pesan tersebut dalam sidang Dewan Keamanan PBB, Senin.

"Sekjen Guterres mendesak semua pihak untuk membuka Selat Hormuz, mengizinkan kapal melintas tanpa pungutan dan tanpa diskriminasi. Biarkan perdagangan pulih dan ekonomi global bernapas," kata Dujarric kepada wartawan dikutip dari Sputnik, Selasa (28/4/2026).

PBB menilai jalur pelayaran komersial tidak boleh dijadikan alat tekanan politik.

Ancaman Krisis Pangan Global

Guterres memperingatkan, gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz dapat memicu krisis rantai pasok yang lebih parah dibanding pandemi COVID-19 maupun perang di Ukraina.

Lonjakan harga energi dan bahan pokok berpotensi menghantam negara-negara berkembang, terutama di Afrika dan Asia Selatan.

"Gangguan berkepanjangan berisiko memicu darurat pangan global yang menyebabkan jutaan orang, khususnya di Afrika dan Asia Selatan, terancam kelaparan dan kemiskinan," ujar Dujarric.

Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Gangguan di kawasan ini langsung berdampak pada harga energi, biaya logistik, dan inflasi global.

Blokade AS Picu Ketegangan

Donald Trump [The White House]
Donald Trump [The White House]

Ketegangan meningkat setelah Angkatan Laut Amerika Serikat memblokade lalu lintas pelayaran menuju pelabuhan Iran sejak 13 April.

Washington menyatakan kapal non-Iran tetap dapat melintas selama tidak membayar pungutan kepada Teheran.

Namun, langkah tersebut dinilai memperburuk situasi keamanan maritim. Terlebih, Iran hingga kini belum secara resmi memberlakukan pungutan bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

PBB menegaskan Selat Hormuz harus tetap menjadi perairan internasional yang netral dan terbuka bagi seluruh kapal dagang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:24 WIB

Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus

Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus

Bola | Senin, 27 April 2026 | 15:08 WIB

Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran

Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran

News | Senin, 27 April 2026 | 15:06 WIB

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:51 WIB

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:50 WIB

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:43 WIB

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:37 WIB

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:35 WIB

Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT

Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:29 WIB