- Seorang aktivis HAM asal Irlandia mengibarkan bendera Iran di Stadion San Siro, Italia, pada Senin dini hari.
- Aksi tersebut dilakukan saat pertandingan AC Milan melawan Juventus sebagai bentuk dukungan politik terhadap negara Iran.
- Tindakan ini merupakan protes terhadap kejahatan perang yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel di wilayah tersebut.
Suara.com - Seorang aktivis hak asasi manusia atau HAM Eropa mengibarkan bendera Iran selama pertandingan penting antara AC Milan vs Juventus di San Siro, Senin (27/4/2026) dini hari WIB.
Aksi itu disebut sebagai bentuk dukungan kepada Iran terhadap kejahatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Melansir laman Pars Today, aktivis HAM itu berasal dari Irlandia.
"Mereka yang peduli dengan hukum internasional dan hak asasi manusia berdiri bersama Iran. Alternatifnya adalah terorisme tanpa hukum dari AS dan Israel. Malu pada semua orang yang mendukung AS dan Israel. Hidup Iran," kata dia.
Kejahatan perang yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis—seperti menargetkan sekolah, rumah sakit, dan pusat Bulan Sabit Merah—telah memicu kampanye global melawan mereka.
Sebelumnya, pendukung Irlandia yang tinggal di Italia ini juga pernah mengibarkan bendera Iran selama pertandingan Torino dan pertandingan Inter vs Roma.
Sementara melansir ANTARA, duel AC Milan melawan Juventus berakhir imbang 0-0 di Stadion San Siro pada Senin dini hari WIB sehingga posisi kedua tim di papan klasemen Liga Italia tak mengalami perubahan.
Milan tetap urutan ketiga dengan 67 poin, sementara Si Nyonya Tua menempel ketat tepat di bawahnya pada urutan keempat dengan 64 poin.
Tuan rumah Rossoneri membuat ancaman nyata pertama pada menit ke-23 melalui Youssouf Fofana, yang tembakannya dari sudut sempit melenceng dari sasaran.
Pada menit ke-35, giliran Rafael Leao yang membuang peluang setelah tembakannya memanfaatkan bola liar melambung di atas mistar gawang.
Satu menit kemudian, publik San Siro terdiam saat Juventus menyarangkan bola ke gawang.
Berawal dari penetrasi sisi kanan kotak penalti, Francisco Conceicao melepaskan umpan ke tiang jauh yang sukses disontek Khephren Thuram menjadi gol.
Namun, wasit yang meninjau VAR menganulir gol ini karena Thuram dinilai sudah offside. Laga itupun ditutup 0-0.