Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 29 April 2026 | 17:55 WIB
Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?
Ilustrasi garis putih di belakang pesawat setelah melintas di langit (Freepik)

Suara.com - Garis-garis putih yang kerap terlihat di belakang pesawat ternyata bukan sekadar fenomena visual. Jejak yang dikenal sebagai condensation trails (contrails) ini disebut berkontribusi terhadap pemanasan global.

Menurut Atlas Awan Internasional, contrails dikategorikan sebagai cirrus homogenitus, yakni jenis awan yang terbentuk akibat aktivitas manusia. Fenomena ini muncul dari emisi pesawat saat terbang di ketinggian tinggi.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa jejak kondensasi memiliki dampak terhadap perubahan iklim. Dikutip dari laporan Phys.org, meski besaran pastinya masih terus diteliti, pengurangan jumlah contrails diyakini dapat menekan dampak iklim dari sektor penerbangan.

Jejak kondensasi terbentuk saat pesawat berada di ketinggian sekitar 10–11 kilometer. Pada kondisi atmosfer yang dingin dan lembap, uap air dari mesin pesawat mengembun pada partikel jelaga, lalu berubah menjadi tetesan cairan yang membeku menjadi kristal es.

Kristal es ini berinteraksi dengan radiasi di atmosfer. Di satu sisi, mereka memantulkan sinar matahari yang dapat mengurangi panas yang mencapai permukaan Bumi. Namun di sisi lain, kristal tersebut juga memerangkap radiasi inframerah dari Bumi, sehingga meningkatkan suhu.

Secara keseluruhan, efek pemanasan dari contrails dinilai lebih dominan dibandingkan efek pendinginannya.

Dampak jejak kondensasi juga bergantung pada kondisi atmosfer. Di udara yang kering, jejak ini biasanya cepat menghilang dan tidak berdampak signifikan. Namun di wilayah yang dingin dan lembap, contrails dapat bertahan lebih lama dan berkembang menjadi awan cirrus yang luas.

Awan ini bahkan bisa menutupi area sangat besar dan bertahan selama beberapa jam. Dampaknya terhadap iklim disebut setara dengan puluhan hingga ratusan ton emisi karbon dioksida.

Dalam jangka pendek, contrails menjadi penyumbang utama pemanasan dari aktivitas penerbangan karena efeknya langsung terjadi dalam hitungan jam. Sementara itu, emisi karbon dioksida dari pesawat memberikan dampak jangka panjang yang bisa berlangsung hingga ratusan tahun.

Data menunjukkan konsentrasi contrails tertinggi berada di kawasan Eropa, Atlantik Utara, dan Amerika Utara bagian timur, sementara di Asia frekuensinya relatif lebih rendah.

Saat ini, upaya untuk mengurangi dampak tersebut difokuskan pada pengaturan rute penerbangan agar menghindari wilayah atmosfer yang dingin dan lembap. Strategi ini dinilai lebih cepat diterapkan dibandingkan menunggu pengembangan teknologi bahan bakar dan mesin pesawat yang lebih ramah lingkungan.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

Rekaman Mengerikan Dua Pesawat Nyaris Adu Banteng di Bandara JFK

Rekaman Mengerikan Dua Pesawat Nyaris Adu Banteng di Bandara JFK

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme

Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme

News | Senin, 15 Juni 2026 | 07:46 WIB

AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!

AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 06:56 WIB

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB