Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 30 April 2026 | 16:48 WIB
Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Brigjen Pol Faizal menyoroti rendahnya disiplin pengguna jalan yang memacu kendaraan saat tanda peringatan perlintasan kereta berbunyi.
  • Kebiasaan berbahaya ini memicu kecelakaan lalu lintas, termasuk insiden taksi daring yang tertabrak KRL di wilayah Bekasi Timur.
  • Korlantas Polri menekankan pentingnya kesadaran serta kepatuhan pengguna jalan di titik rawan guna mencegah kecelakaan fatal secara nasional.

Suara.com - Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, menyoroti rendahnya disiplin pengguna jalan di Indonesia sebagai salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang.

Ia menyebut masyarakat Indonesia sering kali memiliki kebiasaan berbahaya, yakni memacu kendaraan lebih cepat saat tanda peringatan mulai berbunyi.

Hal itu disampaikan Faizal pasca adanya kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Sebelum terjadinya kecelakaan tersebut, diduga diawali adanya mobil taksi online yang tertabrak KRL.

Faizal mengibaratkan perilaku ini dengan kebiasaan di lampu lalu lintas. Menurutnya, ada perbedaan pemahaman yang fatal antara aturan internasional dengan perilaku nyata di jalanan Indonesia.

"Kuning itu sebenarnya persiapan untuk berhenti. Tapi di Indonesia, kuning itu persiapan untuk digas, ‘ayo cepat-cepat!’. Nah, itulah mungkin bedanya kita sama di luar negeri. Kalau di kita, digas," ujar Faizal dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Hal serupa juga terjadi di perlintasan kereta api. Faizal merasa heran karena ketika alarm perlintasan sudah berbunyi "teng tong", pengguna jalan justru sering kali menambah kecepatan alih-alih menginjak rem.

Bahkan, ia kerap menemukan warga yang nekat mengangkat sendiri palang pintu yang sudah tertutup demi bisa melintas.

"Pengguna jalan lain harus kita berikan edukasi. Kalau sudah bunyi ‘teng tong’, bukannya berhenti tapi tambah digas. Bahkan ada yang palang sudah ditutup, diangkat sama dia. Mohon maaf nih, kadang-kadang kaum paling kuat ini, emak-emak yang sering begini, diangkat sama dia," katanya.

Faizal juga memperingatkan kondisi di beberapa titik perlintasan yang sangat rawan, salah satunya di Kebon Pedes, Bogor.

baca juga

Ia menilai perlintasan tersebut memiliki elevasi jalan yang curam dengan frekuensi kereta yang sangat padat setiap lima menit.

"Itu saya lihat sendiri, naiknya tinggi sekali dan sangat padat. Ini tinggal menunggu waktu saja sebenarnya. Jangan sampai nanti kalau sudah ada kejadian lagi baru kita ribut lagi. Harusnya dari sekarang kita mulai (dibenahi), termasuk di daerah-daerah," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa masalah keselamatan ini adalah isu nasional. Saat ini, Korlantas Polri tengah melakukan olah TKP atas kecelakaan serupa di Blitar, serta memantau titik-titik rawan di Sumatra hingga Sulawesi.

Faizal menekankan bahwa kunci keselamatan adalah perpaduan antara kesadaran dan kepatuhan.

Ia meminta masyarakat untuk disiplin demi keselamatan diri sendiri, tanpa harus menunggu ada petugas kepolisian yang berjaga.

"Kita harus menyadari bersama bahwa kadang-kadang memang kita sadar tapi tidak patuh dan taat. Sadar iya, tapi tidak patuh ya percuma. Yang paling penting itu sadar, patuh, dan taat. Tidak perlu harus ada petugas atau polisi, karena itu untuk kepentingan pribadi kita sendiri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Jam Terjepit di Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Meninggal

10 Jam Terjepit di Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Meninggal

Video | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Polemik Gerbong Wanita KRL, KAI Tegaskan Belum Ada Perubahan

Polemik Gerbong Wanita KRL, KAI Tegaskan Belum Ada Perubahan

Foto | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB

Dramatis! Tim SAR Ungkap Proses Evakuasi Korban Terhimpit di KRL, Disuplai Oksigen dan Suntik Kebal

Dramatis! Tim SAR Ungkap Proses Evakuasi Korban Terhimpit di KRL, Disuplai Oksigen dan Suntik Kebal

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 14:23 WIB

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:13 WIB

Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 12:46 WIB

Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga

Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:06 WIB

Fasilitas KA Argo Bromo Anggrek yang Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Fasilitas KA Argo Bromo Anggrek yang Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 10:37 WIB

Terkini

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

IHSG Masih Betah di Zona Merah Jumat Pagi ke Level 5.090

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:04 WIB

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

×