Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:35 WIB
Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day
Ilustrasi Ojol. [Ist]
  • Asosiasi Garda Indonesia mendesak pemerintah menerbitkan Perpres terkait pembagian hasil 90:10 bagi pengemudi ojek online di Indonesia.
  • Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi May Day di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada tanggal 1 Mei 2026.
  • Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian hukum, keadilan ekonomi, serta memperkuat perlindungan sosial bagi jutaan pengemudi ojol nasional.

Suara.com - Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia (Garda) mendesak pemerintah segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur skema bagi hasil 90:10 bagi pengemudi ojek online.

Desakan tersebut disampaikan dalam menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Ketua Umum Garda, Raden Igun Wicaksono, menyebut May Day menjadi momen strategis bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menunjukkan keberpihakan kepada pengemudi ojol.

Garda menilai, regulasi berupa Perpres Ojol dengan skema potongan aplikasi maksimal 10 persen merupakan kebutuhan mendesak bagi keberlangsungan ekonomi para pengemudi.

Kebijakan tersebut akan memberikan kepastian hukum, sekaligus menciptakan keadilan ekonomi dalam ekosistem transportasi berbasis aplikasi.

Perpres juga diyakini berperan penting dalam memperkuat perlindungan sosial bagi jutaan pengemudi ojol di Indonesia.

Sebagai bentuk tekanan terhadap pemerintah, Garda akan menurunkan sekitar 1.000 pengemudi ojol dalam aksi puncak May Day di Monas.

Aksi tersebut merupakan representasi perjuangan panjang pengemudi ojol, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun sejak 2019.

Tuntutan penurunan potongan aplikasi menjadi 10 persen bukanlah agenda baru, melainkan hasil dari proses advokasi yang konsisten.

“Jangan sampai ada kelompok ojol atau kelompok lain yang hanya menunggu di garis akhir, lalu tiba-tiba hadir dan mengklaim perjuangan ini sebagai miliknya. Jejak perjuangan kami jelas, terukur, dan konsisten sejak awal,” tegas Raden Igun Wicaksono dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).

Lebih jauh, Garda berharap Presiden dapat memanfaatkan panggung May Day untuk mengumumkan atau memberikan kepastian terkait progres Perpres Ojol.

Dengan demikian, May Day 2026 bisa menjadi titik balik perjuangan ojol menuju keadilan ekonomi di Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:04 WIB

33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh

33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:45 WIB

Terkini

'Jaga Wibawa dan Jangan Ngeledek', Pengamat Bandingkan Gaya Pidato Prabowo dengan Putin

'Jaga Wibawa dan Jangan Ngeledek', Pengamat Bandingkan Gaya Pidato Prabowo dengan Putin

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:44 WIB

5 Pemimpin Dunia Sambut Amerika Serikat dan Iran Damai

5 Pemimpin Dunia Sambut Amerika Serikat dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:38 WIB

Pangi Syarwi: Kalau Prabowo Berhenti Pidato Dua Minggu, Jangan-jangan Tenang Negara Ini

Pangi Syarwi: Kalau Prabowo Berhenti Pidato Dua Minggu, Jangan-jangan Tenang Negara Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:36 WIB

Kejar Aliran Uang Dadan Cs! Kejagung akan Terapkan Pasal TTPU di Kasus Korupsi MBG

Kejar Aliran Uang Dadan Cs! Kejagung akan Terapkan Pasal TTPU di Kasus Korupsi MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:28 WIB

Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!

Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:28 WIB

Pemerintah Dinilai Setengah Hati Benahi MBG, Pakar UGM Usul Bentuk Dewan Pengawas Independen

Pemerintah Dinilai Setengah Hati Benahi MBG, Pakar UGM Usul Bentuk Dewan Pengawas Independen

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:20 WIB

BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka

BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:17 WIB

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:03 WIB

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:54 WIB

Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna

Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:42 WIB