Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:07 WIB
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi di pengadilan internasional Den Haag, Belanda. (Foto: AFP)
baca 10 detik
  • Aung San Suu Kyi resmi dipindahkan dari penjara militer menuju status tahanan rumah.

  • Pihak keluarga meragukan kebenaran informasi tersebut karena ketiadaan bukti komunikasi secara langsung.

  • Langkah militer ini diduga merupakan upaya diplomasi untuk mengurangi tekanan dunia internasional.

Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing menyebutkan telah mereduksi masa hukuman Suu Kyi untuk dijalankan di kediaman khusus.

Pernyataan resmi menyebutkan, "mengubah sisa hukumannya untuk dijalani di kediaman yang ditentukan."

Langkah ini dipandang sebagai upaya Min Aung Hlaing untuk memecah isolasi internasional yang menekan ekonominya.

Junta militer kini merasa lebih percaya diri setelah mengklaim beberapa kemenangan di medan tempur melawan oposisi.

Meski demikian, dunia internasional tetap memandang sinis terhadap proses hukum yang menjatuhkan vonis puluhan tahun tersebut.

Aung San Suu Kyi mulai memimpin Myanmar pada 2015 setelah proses reformasi demokrasi yang singkat.

Sebelumnya, ia telah menghabiskan waktu selama 15 tahun sebagai tahanan rumah di bawah rezim terdahulu.

Perlawanan tanpa kekerasan yang ia usung sempat membuatnya menjadi simbol kebebasan di seluruh penjuru dunia.

Namun, reputasi internasionalnya sempat meredup saat ia membela militer terkait isu kemanusiaan etnis Rohingya.

baca juga

Kini, statusnya kembali menjadi pusat perhatian dalam dinamika kekuasaan yang masih dikuasai penuh oleh militer.

Krisis di Myanmar bermula sejak kudeta militer pada tahun 2021 yang menggulingkan pemerintahan terpilih secara demokratis.

Aung San Suu Kyi ditangkap pada hari pertama kudeta dan dijatuhi hukuman total 33 tahun penjara atas berbagai tuduhan.

Sejak saat itu, Myanmar terjebak dalam perang saudara antara militer dan kelompok perlawanan bersenjata pro-demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Buka Suara, Viral Para Tahanan Ada di Bandara Lengkap Atribut Rompi Oranye

KPK Buka Suara, Viral Para Tahanan Ada di Bandara Lengkap Atribut Rompi Oranye

Video | Kamis, 30 April 2026 | 14:30 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×