Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:57 WIB
Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine
Remaja Prancis terancam dua tahun penjara akibat menjilat sedotan mesin minuman otomatis di Singapura. (CNN)
baca 10 detik
  • Remaja Prancis di Singapura terancam dua tahun penjara akibat menjilat sedotan mesin minuman.

  • Pelaku mengunggah aksinya ke media sosial hingga viral dan memicu investigasi kepolisian setempat.

  • Kasus ini menegaskan ketegasan hukum Singapura terhadap pelanggaran fasilitas umum oleh warga asing.

Suara.com - Keseruan sesaat di media sosial kini berujung pada ancaman dinginnya jeruji besi bagi seorang pemuda asal Prancis di Singapura.

Didier Gaspard Owen Maximilien terancam hukuman maksimal dua tahun penjara setelah aksi tak terpujinya menjilat sedotan mesin minuman terekam kamera.

Dikutip dari CNN, mahasiswa berusia 18 tahun ini dituduh mengembalikan sedotan yang sudah terkontaminasi air liurnya ke dalam dispenser mesin jus otomatis.

Ilustrasi penjara serem. Kisah horor di dalam penjara ini pun menjadi perbincangan. [Freepik/Eerie]
Ilustrasi penjara serem. Kisah horor di dalam penjara ini pun menjadi perbincangan. [Freepik/Eerie]

Tindakan yang awalnya dianggap lelucon tersebut justru memicu kepanikan publik terkait standar higienitas produk konsumsi di ruang terbuka.

Kasus ini mempertegas bahwa otoritas Singapura tidak mentoleransi tindakan sekecil apa pun yang merusak fasilitas umum atau mengancam kesehatan.

Maximilien kini harus menghadapi dua dakwaan berat sekaligus, yakni gangguan publik dan tindakan perusakan atau mischief.

Ilustrasi penjara. (Shutterstock).
Ilustrasi penjara. (Shutterstock).

Untuk dakwaan gangguan publik, pelaku bisa dikenai denda hingga 2.000 dolar Singapura atau kurungan selama tiga bulan.

Namun, hukuman jauh lebih berat menanti pada dakwaan kedua yang mengancam hukuman penjara hingga durasi dua tahun.

Perusahaan pengelola mesin, IJOOZ, terpaksa membuang dan mengganti seluruh 500 sedotan di mesin tersebut demi menjamin keamanan konsumen.

baca juga

Tindakan ceroboh ini pun berakhir di pengadilan setelah video unggahan pribadinya menjadi bukti kuat bagi aparat kepolisian setempat.

Institusi pendidikan tempatnya belajar, Essec Business School, mengonfirmasi bahwa Maximilien merupakan salah satu mahasiswa aktif mereka.

Pihak sekolah menyatakan telah memberikan pendampingan serta menjalin komunikasi intensif dengan keluarga remaja yang sedang bermasalah tersebut.

Meski demikian, pihak kampus memilih membatasi komentar lebih jauh guna menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Singapura.

Saat ini, Maximilien telah diberikan penangguhan penahanan dengan nilai jaminan sebesar 5.000 dolar Singapura atau setara puluhan juta rupiah.

Proses hukum selanjutnya dijadwalkan akan kembali digelar pada persidangan tanggal 22 Mei mendatang untuk menentukan nasibnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump

Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:53 WIB

Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?

Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Polisi Singapura Tangkap Sindikat Predator Digital Pembuat Konten Seksual Anak untuk Media Sosial

Polisi Singapura Tangkap Sindikat Predator Digital Pembuat Konten Seksual Anak untuk Media Sosial

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×