Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 April 2026 | 10:43 WIB
Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!
PM Singapura Lawrence Wong (Foto: X@LawrenceWongST)
baca 10 detik
  • Singapura menegaskan hak melintas di perairan internasional adalah hukum mutlak yang tidak bisa dinegosiasikan.

  • Penutupan Selat Hormuz meningkatkan beban lalu lintas energi di Selat Malaka hingga melampaui batas normal.

  • Pelanggaran hukum laut di satu wilayah dianggap Singapura sebagai ancaman serius bagi keamanan ekonomi global.

Suara.com - Singapura secara tegas menyatakan bahwa kebebasan melintas di jalur perairan internasional merupakan hak dasar yang dijamin hukum global.

Prinsip ini bukan merupakan sebuah keistimewaan yang dapat diperjualbelikan atau menjadi komoditas negosiasi antarnegara di dunia.

Dikutip dari CNA, ketegasan ini muncul sebagai respons atas ketegangan yang terus berlanjut di Selat Hormuz yang berdampak pada stabilitas maritim.

Selat Hormuz (CNN)
Selat Hormuz (CNN)

Menteri Negara Urusan Luar Negeri Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim, menyampaikan pandangan tersebut dalam forum debat tingkat tinggi PBB.

Zhulkarnain menekankan bahwa sebagai negara kepulauan kecil, Singapura sangat bergantung pada kepastian hukum jalur pelayaran internasional.

“Hak transit di selat yang digunakan untuk navigasi internasional adalah hak di bawah hukum internasional dan bukan hak istimewa diskresioner yang dapat dibayar atau dinegosiasikan.”

Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)

Singapura khawatir jika pelemahan hukum terjadi di satu wilayah, hal itu akan menciptakan efek domino yang berbahaya bagi kawasan lain.

Zhulkarnain menambahkan, “Setiap pengikisan hukum internasional di satu wilayah di dunia pasti akan menjadi preseden berbahaya bagi wilayah lainnya.”

Kondisi di Selat Hormuz saat ini menjadi perhatian serius setelah jalur tersebut terhambat akibat konflik bersenjata di Timur Tengah.

baca juga

Jalur ini biasanya menjadi urat nadi bagi seperlima pengiriman minyak dunia sebelum peperangan meletus pada akhir Februari lalu.

Meski gencatan senjata telah dilakukan, ketegangan tetap tinggi karena adanya blokade laut dan penolakan pembukaan kembali jalur tersebut.

Zhulkarnain mengungkapkan fakta penting bahwa volume minyak yang melintasi Selat Malaka dan Singapura kini mencapai 23,2 juta barel per hari.

Angka tersebut telah melampaui kapasitas aliran harian yang sebelumnya melintasi Selat Hormuz sebelum konflik terjadi.

Pemerintah Singapura memandang bahwa gangguan terhadap hak lintas transit akan menghancurkan sistem navigasi internasional secara keseluruhan.

Zhulkarnain berpendapat, “Singapura mengambil posisi yang jelas dan kategoris ... Taruhannya bukan bersifat teoretis ... Jika hak lintasan transit tidak ditegakkan, navigasi internasional di selat-selat tersebut dapat terganggu sepenuhnya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:24 WIB

Terkini

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

×