- Gubernur DKI Jakarta melepas 561 lulusan SMK untuk bekerja di Jepang, Malaysia, dan Jerman pada Senin, 4 Mei 2026.
- Para alumni telah melewati seleksi ketat agar mampu bersaing di pasar kerja internasional dan menjaga nama baik Indonesia.
- Program ini bertujuan memperkuat citra SDM Jakarta serta sarana menyerap teknologi negara maju demi kemajuan ibu kota di masa depan.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas ratusan alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mulai meniti karier profesional di pasar kerja internasional.
Para talenta muda asal Jakarta ini dijadwalkan segera bertolak menuju tiga negara tujuan utama, yaitu Jepang, Malaysia, dan Jerman.
”Jumlah yang akan berangkat 561 orang,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/5/2026).
Seluruh peserta yang berangkat telah melalui proses seleksi ketat, agar mampu berkompetisi dengan tenaga kerja dari berbagai belahan dunia lainnya.
Kehadiran para lulusan SMK ini diharapkan mampu memperkuat citra positif sumber daya manusia Indonesia di mata mitra strategis mancanegara.
”Membawa nama baik Jakarta dan Indonesia melalui semangat 'SMK Naik Kelas, Alumni Mendunia',” harap Pramono.
Selain menjadi kebanggaan bagi keluarga, keberangkatan ini menjadi bukti nyata bahwa kurikulum kejuruan di ibu kota telah memenuhi ekspektasi industri internasional.
Pramono, mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara ini akan menjadi agenda prioritas yang dilaksanakan secara berkesinambungan.
”Kami akan terus mengadakan program untuk mengirim, melepas alumni SMK bekerja ke luar negeri,” tegas eks Sekretaris Kabinet itu.
Nantinya, para alumni turut diproyeksikan dapat menyerap ilmu serta teknologi mutakhir dari negara maju, untuk kelak diimplementasikan demi kemajuan Jakarta.