Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 Mei 2026 | 11:31 WIB
Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
  • Serangan proyektil menghantam kapal tanker dan kargo di kawasan strategis Selat Hormuz.

  • Iran mengklaim kendali atas selat dan menantang hukum kebebasan navigasi internasional.

  • Amerika Serikat menginstruksikan tindakan militer tegas terhadap kapal patroli Iran yang mengancam.

Suara.com - Keamanan jalur perdagangan global kembali terancam setelah serangan proyektil misterius menghantam kapal tanker di Selat Hormuz.

Eskalasi ini menandai kembalinya aksi kekerasan di wilayah perairan paling strategis di dunia sejak akhir April lalu.

Dikutip dari AP, insiden ini mempertegas risiko fatal bagi pelayaran internasional di tengah upaya pengamanan ketat oleh pasukan militer Amerika Serikat.

Secara geopolitik, Selat Malaka jauh lebih strategis dari Selat Hormuz. Komoditas perdagangan yang melintasi Selat Malaka juga lebih banyak dan lebih penting ketimbang Hormuz. [Suara.com/Gemini/Syahda]
Secara geopolitik, Selat Malaka jauh lebih strategis dari Selat Hormuz. Komoditas perdagangan yang melintasi Selat Malaka juga lebih banyak dan lebih penting ketimbang Hormuz. [Suara.com/Gemini/Syahda]

Dua kapal menjadi sasaran utama dalam rangkaian serangan yang melibatkan kapal cepat kecil dan proyektil tidak dikenal.

Meskipun kerusakan terjadi pada lambung kapal, otoritas terkait melaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris melaporkan kapal pertama dicegat oleh sejumlah perahu kecil di dekat wilayah Sirik, Iran.

Teheran secara sepihak mengklaim memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz dan memberlakukan aturan bayar tol bagi pelayar.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)

Aksi ini dianggap sebagai tantangan langsung terhadap hukum internasional yang menjamin kebebasan navigasi bagi seluruh negara dunia.

Namun, media lokal Iran membantah adanya serangan dan menyebut aksi tersebut hanyalah pemeriksaan dokumen rutin kapal.

Pihak Iran menyatakan, “Iran membantah adanya serangan, dan mengatakan sebuah kapal yang lewat telah dihentikan untuk pemeriksaan dokumen sebagai bagian dari pemantauan.”

Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya telah menginstruksikan militernya untuk mengambil tindakan tegas terhadap kapal patroli yang menebar ranjau.

Mantan Presiden Trump bulan lalu memerintahkan militer AS untuk, “Menembak dan membunuh perahu kecil Iran yang menyebarkan ranjau di selat tersebut.”

Kapal kedua yang menjadi korban adalah sebuah tanker yang dihantam proyektil saat berada di lepas pantai Fujairah, UEA.

Kejadian yang berlangsung menjelang tengah malam tersebut meningkatkan status ancaman keamanan di wilayah Teluk ke level kritis.

Kapal-kapal di sekitar Ras al-Khaimah juga melaporkan adanya peringatan radio misterius yang memerintahkan mereka untuk segera pindah.

Selat Hormuz merupakan jalur krusial bagi pasokan minyak dunia yang sering menjadi titik panas konflik geopolitik.

Ketegangan meningkat sejak dimulainya perang yang melibatkan kepentingan Iran di kawasan Timur Tengah secara luas.

Lebih dari dua lusin serangan telah tercatat di wilayah ini, memicu kekhawatiran akan terganggunya rantai pasok energi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini

Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:41 WIB

Iran Klaim AS Respons Proposal Perdamaian 14 Poin via Pakistan

Iran Klaim AS Respons Proposal Perdamaian 14 Poin via Pakistan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:12 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:42 WIB

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:22 WIB

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:21 WIB

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:14 WIB

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:04 WIB

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:01 WIB