12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB
12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia
Ilustrasi seorang pelaku penembakan mengenggam senjata api untuk mengancam korbannya. (ANTARA/Shutterstock).
  • Penembakan massal di Danau Arcadia Oklahoma mengakibatkan 12 pemuda mengalami luka tembak cukup serius.

  • Dua pelaku bermasker ski masih dalam pengejaran kepolisian setelah melepaskan tembakan di pesta tersebut.

  • Insiden ini menambah angka kekerasan senjata massal di Amerika Serikat menjadi 131 kasus tahun ini.

Suara.com - Aksi kekerasan senjata api kembali mengguncang Amerika Serikat setelah belasan pemuda menjadi korban penembakan brutal saat menghadiri pesta di Danau Arcadia.

Insiden berdarah ini menambah daftar kelam krisis keamanan publik di wilayah Oklahoma yang menyasar kerumunan warga di ruang terbuka.

Dikutip dari CNN, pihak berwenang mengonfirmasi sedikitnya 12 orang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka tembak yang diderita.

Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

Kejadian ini mencerminkan kerentanan acara hiburan komunitas terhadap serangan acak yang dilakukan oleh individu bersenjata.

Hingga saat ini, identitas pelaku belum terungkap sepenuhnya meskipun penyelidikan skala besar tengah berlangsung secara intensif.

Kepolisian mengungkapkan bahwa serangan ini diduga kuat dilakukan oleh dua pria yang menyembunyikan wajah mereka di balik masker ski.

Para pelaku melepaskan tembakan ke arah kerumunan sebelum melarikan diri dari lokasi perkemahan yang menjadi titik kumpul massa.

Sembilan korban saat ini sedang berjuang pulih di Integris Health Baptist Medical Center, sementara tiga lainnya dirawat di Rumah Sakit Edmond.

Ilustrasi penembakan. [Ist]
Ilustrasi penembakan. [Ist]

Tim medis bekerja keras menangani para korban yang tiba dalam berbagai kondisi, mulai dari luka ringan hingga status kritis.

“Kami tersebar di seluruh area metro untuk berbicara dengan para korban dan saksi,” ujar juru bicara polisi Edmond, Emily Ward.

Hingga laporan ini diturunkan, aparat keamanan belum berhasil meringkus satu pun tersangka yang terlibat dalam penembakan massal tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena mereka meyakini tidak ada ancaman berkelanjutan bagi publik di luar lokasi kejadian.

Acara bertajuk "Sunday Funday" yang viral di media sosial tersebut seketika berubah menjadi mimpi buruk bagi ratusan peserta yang hadir.

Penyelenggara acara menyatakan penyesalan mendalam atas tragedi yang tidak terduga ini melalui sebuah pernyataan resmi di platform digital.

“Mohon kirimkan doa untuk kami dan kami meminta maaf kepada semua orang,” kata penyelenggara dalam sebuah unggahan terpisah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Donald Trump Tolak Proposal Iran Akhiri Perang? Apa Isinya?

Kenapa Donald Trump Tolak Proposal Iran Akhiri Perang? Apa Isinya?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:07 WIB

Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran

Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:54 WIB

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:34 WIB

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:33 WIB

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Viral Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Diduga Rp 700 Ribu per Pasang, KPK Lakukan Kajian

Viral Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Diduga Rp 700 Ribu per Pasang, KPK Lakukan Kajian

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:29 WIB

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:23 WIB

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:20 WIB