Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB
Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh
Presiden Prabowo Subianto. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]
baca 10 detik
  • Habib Rizieq Shihab mendesak Presiden Prabowo Subianto agar berhenti mengaitkan Yaman sebagai musuh dalam pernyataan publiknya pada Mei 2026.
  • Rizieq menegaskan Yaman adalah negara sahabat dan memiliki peran sejarah penting dalam penyebaran ajaran Islam di Indonesia.
  • Rizieq mempertanyakan keputusan Presiden mengangkat seorang penasihat yang diduga memiliki kebencian terhadap Yaman serta terlibat kasus KM 50.

Suara.com - Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, berharap Presiden Prabowo Subianto tidak mengulangi kembali pernyataan yang menyeret negeri Yaman. Ia mengingatkan bahwa Yaman bukan musuh Indonesia.

"Mudah-mudahan ini yang pertama dan terakhir buat bapak presiden, kita doain biar bapak presiden dapat taufik dan hidayah," kata Rizieq sebagaimana tayangan video di akun YouTube OfficialIslamicBrotherhoodTV, sebagaimana dilihat Senin (4/5/2026).

Rizieq sekaligus meperingatkan bahwa pihaknya tidak segan melawan sikap rasis, termasuk bila terus menerus menyeret Yaman.

"Tapi kalau bapak presiden terus mengulangi, terus ingin menjadikan orang-orang Yaman sebagai musuh, ya kami siap saja pak," kata Rizieq.

"Enggak, kami enggak mundur. Kami enggak takut siapapun akan kami lawan yang menyebarlaskan sikap rasis, fasis, benci dengan kesukuan kurang ajar," sambung Rizieq.

Rizieq mengingatkan bahwa Yaman bukan musuh bangsa Indonesia.

Menurut Rizieq ada keterkaitan penyebaran Islam di Indonesia dengan Yaman.

"Mestinya kau bersyukur berterima kasih bangga kepada keturunan Yaman di negeri ini Saudara," kata Rizieq.

Rizieq berpandangan pidato Prabowo saat itu sudah bagus, hanya kemudian menjadi keliru karena mendadak menyeret Yaman. Ia kembali mengingatkan bahwa Yaman bukan musuh melainkan negara sahabat.

baca juga

"Bicara bagus bicara soal bagaimana kerja beliau selama ini Saudara. Beliau ingin meyakinkan masyarakat kalau beliau itu kerja, eh ujung-ujungnya kalau yang bilang Indonesia gelap kabur saja sono ke Yaman ada apa dengan Yaman?" kata Prabowo.

"Jangan. Yaman itu kan negara sahabat. Saat ini Saudara lebih dari 7.000 anak Indonesia belajar di Yaman, sekolah di Yaman. Tersebar di universitas-universitas di Yaman, Saudara," kata Rizieq.

"Eh ternyata ada sebabnya lagi ada Jenderal Baliho yang udah lama enggak dipakai Saudara, sudah diparkir eh tahu-tahu kemarin dipanggil ke Istana, diangkat menjadi penasihat presiden bidang pertahanan nasional, dilantik lagi Saudara," kata Rizieq.

Rizieq mempertanyaakan mengapa Prabowo mengangkat Jenderal Baliho sebagai penasihat. Padahal, Rizieq menduga ada keterkaitan dengan kasus KM 50.

Habib Rizieq Shihab [Istimewa]
Habib Rizieq Shihab [Istimewa]

"Jenderal Baliho ini Saudara diduga kuat dengan bukti-bukti yang kita miliki indikasi-indikasi yang sudah kita kumpulkan, Saudara. Satu, langsung atau tidak langsung dia terlibat dalam tragedi KM 50. Setidaknya dia ikut siaran pers yang penuh kebohongan bersama Kapolda Metro Jaya saat itu dengan bukti-bukti palsu dengan pestol palsu, peluru palsu Saudara, semuanya serba palsu," tutur Rizieq.

Selain itu, Rizieq menduga adanya keterlibatan Jenderal Baliho dengan kasus begal nasab.

"Ini orang bermasalah dalam KM 50, dalam urusan adu domba anak bangsa, dalam urusan menghina para habaib. Saudara, kenapa diangkat jadi penasihat presiden?" kata Rizieq.

"Pantes saja presiden bilang pergi sono ke Yaman karena Jenderal Bariho ini memang benci Yaman," sambungnya.

Rizieq berpandangan istilah Yaman tersebut secara tidak sadar disampaikan Prabowo karena sudah terpengaruh lebih dahulu.

"Ada yang bilang, 'Habib ini bapak presiden terpeleset. Saya percaya terpeleset tapi kenapa bisa terpeleset? Habis ngobrolnya sama orang yang anti Yaman, bagaimana enggak terpeleset?'," kata Rizieq.

"Jadi begitu ngomong ingat tuh sudah kedoktrin ngobrol istana sama orang yang anti Yaman, dijelekin," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS

Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:46 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Terkini

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

×