Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Vania Rossa

Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
Ilustrasi hantavirus (shutterstock)
baca 10 detik
  • Kementerian Kesehatan mendeteksi 23 kasus positif Hantavirus jenis Seoul virus di sembilan provinsi Indonesia selama periode 2024 hingga 2026.
  • Terdapat tiga pasien dilaporkan meninggal dunia akibat paparan virus yang ditularkan melalui hewan pengerat dengan tingkat fatalitas 13 persen.
  • Pemerintah tengah berkoordinasi dengan WHO untuk menyiapkan sistem deteksi dini melalui skrining, rapid test, serta pengujian menggunakan reagen PCR.

Suara.com - Hantavirus ternyata sudah terdeteksi di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Kementerian Kesehatan RI mencatat sedikitnya 23 kasus positif Hantavirus ditemukan di sembilan provinsi sepanjang periode 2024 hingga 2026.

Dari total kasus tersebut, tiga pasien dilaporkan meninggal dunia. Dengan angka itu, tingkat fatalitas atau case fatality rate (CFR) Hantavirus di Indonesia mencapai sekitar 13 persen.

“23 positif tapi 20 sembuh, tiga meninggal,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, Kamis (7/5/2026).

Kemenkes menyebut seluruh kasus yang terkonfirmasi di Indonesia merupakan jenis Seoul virus, bukan Andes virus seperti yang sempat menjadi perhatian dunia dalam kasus wabah di kapal pesiar MV Hondius.

Penularan Hantavirus umumnya berasal dari tikus atau celurut yang terinfeksi. Virus dapat menyebar melalui gigitan hewan, paparan urine, feses, air liur, maupun debu yang terkontaminasi dan terhirup manusia.

Tren kasus juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2024 hanya ditemukan satu kasus, namun melonjak menjadi 17 kasus sepanjang 2025. Sementara pada 2026, hingga saat ini sudah tercatat lima kasus tambahan.

Adapun sembilan provinsi yang melaporkan kasus Hantavirus meliputi:

  • DI Yogyakarta
  • Jawa Barat
  • DKI Jakarta
  • Sulawesi Utara
  • Nusa Tenggara Timur
  • Sumatera Barat
  • Banten
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Barat

Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait langkah skrining dan deteksi dini Hantavirus.

“Kami sudah koordinasi dengan WHO. Kami minta guidance untuk bisa lakukan skriningnya,” kata Budi.

baca juga

Kemenkes kini mulai menyiapkan sistem deteksi, termasuk kemungkinan penggunaan rapid test maupun reagen PCR untuk mengantisipasi penambahan kasus di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Terkini

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 08:44 WIB

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

Jawa Tengah | Sabtu, 07 November 2026 | 08:42 WIB

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:36 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:33 WIB

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:26 WIB

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:23 WIB

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 08:22 WIB

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 08:16 WIB

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 08:14 WIB

Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Kebagian HyperOS 4, Cek Jadwal Update

Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Kebagian HyperOS 4, Cek Jadwal Update

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 08:07 WIB

×