Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB
Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?
Potret Tikus Sebagai Penyebab Penyebaran Hantavirus ( Pexels/Siegfried Poepperl)

Suara.com - Munculnya wabah Hantavirus di atas kapal MV Hondius yang merenggut nyawa tiga orang penumpang menjadi alarm keras bagi sistem kesehatan global. Insiden ini memicu kekhawatiran serius, terutama terkait potensi penularan antarmanusia yang jarang terjadi namun sangat mematikan. Dilansir dari suara.com (8/5/2026), saat ini pihak World Health Organization (WHO) tengah menyelidiki kasus tersebut. 

Diketahui, proses penyebaran hantavirus berasal dari hewan pengerat seperti hamster dan tikus, sebagaimana dilaporkan CFR.org yang mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC) (8/5/2026). 

Lantas, bagaimana negara-negara menghadapi ancaman Hantavirus?

Strategi Pengelolaan Kasus di Amerika 

Hantavirus bukanlah virus baru. Virus ini telah lama ditemukan di sejumlah negara, khususnya di kawasan Amerika Tengah dan Selatan yang beberapa kali mengalami kemunculan kasus Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Sebagai respons terhadap ancaman tersebut, negara-negara di kawasan itu meningkatkan pengawasan kasus dan pelacakan kontak secara agresif untuk menekan penyebaran penyakit.

Otoritas kesehatan setempat juga meluncurkan kampanye kesadaran publik yang mendorong masyarakat menghindari kontak dengan hewan pengerat. Namun, langkah ini masih menjadi tantangan besar, terutama di komunitas pedesaan miskin yang memiliki risiko paparan lebih tinggi terhadap tikus dan hamster pembawa virus.

Selain itu, langkah teknis seperti pengendalian hewan pengerat melalui pemasangan perangkap serta perbaikan sistem pembuangan limbah menjadi prioritas utama untuk memutus rantai penularan. Meski demikian, pengelolaan kasus hantavirus masih memiliki celah besar karena hingga saat ini belum tersedia vaksin berlisensi, meskipun beberapa kandidat vaksin tengah berada dalam tahap pengembangan intens. 

Upaya yang Perlu Dilakukan oleh Negara-negara

Beberapa studi mengungkap bahwa hantavirus memiliki kaitan dengan perubahan iklim. Salah satunya adalah dengan meningkatnya curah hujan diketahui dapat meningkatkan populasi hewan pengerat yang menjadi penyebab penyebaran hantavirus. Meski belum banyak penelitian yang membahas hubungan tersebut secara mendalam, sebuah studi spesifik menunjukkan bahwa keduanya berpotensi saling berkaitan.

baca juga

Asisten Profesor Lingkungan dan Masyarakat serta Epidemiologi di Universitas Brown, Rachel Baker, mengatakan bahwa perubahan iklim memperburuk penyebaran penyakit menular.

“Sulit untuk menyangkal bahwa perubahan iklim memperburuk beban penyakit menular,” kata Rachel Baker.

Oleh karena itu, pencegahan penyakit yang dipicu oleh perubahan iklim mengharuskan manusia mengurangi pelepasan gas rumah kaca. Tanpa intervensi terhadap pembakaran bahan bakar fosil, peningkatan suhu global akan terus menciptakan kondisi ideal bagi penyebaran patogen mematikan seperti hantavirus.

Dokter sekaligus Direktur Center for Health, Environment and Society di Universitas Wisconsin–Madison, Jonathan Patz, menilai bahwa penanganan krisis iklim harus diperlakukan sebagai kebutuhan kesehatan yang mendesak.

“Kita perlu melakukan intervensi di berbagai tingkatan, termasuk pembakaran bahan bakar fosil, dan memperlakukannya sebagai kebutuhan kesehatan yang mendesak,” ujar Jonathan Patz.

Namun, para peneliti juga menekankan pentingnya langkah pendukung lain, seperti peningkatan riset dan surveilans, pengembangan vaksin, reformasi kerja sama global, serta pendanaan demi mewujudkan kesetaraan kesehatan dalam menghadapi ancaman hantavirus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×