-
Trump klaim wabah virus hanta di kapal pesiar terkendali dengan bantuan tim ahli.
-
WHO konfirmasi lima kasus virus Andes yang bisa menular antarmanusia di kapal tersebut.
-
Tiga orang meninggal dunia sementara pasien lainnya kini dirawat di beberapa negara Eropa.
Suara.com - Presiden Donald Trump menegaskan langkah pengendalian ketat sedang dilakukan menyusul temuan kasus hantavirus yang melanda sebuah kapal pesiar.
Klaim terkendalinya situasi ini muncul setelah tim ahli dikerahkan untuk memantau penyebaran virus yang telah memicu kewaspadaan internasional tersebut.
Pemerintah Amerika Serikat memprioritaskan keselamatan warga di atas kapal melalui koordinasi diplomatik dan otoritas kesehatan global secara intensif.
![Donald Trump [The White House]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/27/67083-donald-trump.jpg)
Laporan terbaru dari The Hill, menunjukkan adanya varian virus Andes yang memiliki karakteristik unik yakni kemampuan menular secara terbatas di antara manusia.
Kapasitas penularan ini menjadi perhatian serius karena biasanya virus serupa hanya menyebar melalui kontak fisik dengan hewan pengerat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi lima dari delapan kasus yang dicurigai telah terbukti positif melalui uji laboratorium.
Tragedi ini telah merenggut tiga nyawa penumpang kapal yang diduga kuat akibat infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut.
![Pemerintah Argentina mulai menyelidiki kemungkinan negaranya menjadi sumber wabah hantavirus mematikan yang menyerang sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/07/97245-hantavirus.jpg)
“Kami memiliki banyak orang, banyak orang hebat, yang mempelajarinya,” kata Trump.
“Seharusnya semuanya akan baik-baik saja, kami harap,” lanjutnya.
Hingga saat ini belum ada vaksin khusus namun penanganan medis sejak dini terbukti mampu meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Kapal yang memulai perjalanan dari Argentina ini kini sedang menuju Kepulauan Canary dengan membawa total 140 orang.
Pihak Oceanwide Expeditions melaporkan tidak ada lagi kru maupun penumpang yang menunjukkan gejala klinis tambahan di atas kapal.
Beberapa pasien telah dievakuasi ke Belanda dan Jerman guna mendapatkan perawatan intensif dalam kondisi yang dilaporkan stabil.
Terdapat juga pasien yang sedang menjalani observasi medis di fasilitas kesehatan wilayah Afrika Selatan serta Swiss.
WHO dan CDC menyatakan bahwa tingkat risiko kesehatan masyarakat secara luas dari virus ini masih tergolong rendah.