15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak

Bella

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:18 WIB
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
Ilustrasi palang bambu di perlintasan liar kereta api sebidang. [ChatGPT]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menyoroti banyaknya perlintasan kereta liar pasca kecelakaan tragis di Bekasi Timur yang memicu duka publik.
  • Penjaga perlintasan swadaya di Jawa Barat mengabdi belasan tahun menggunakan alat seadanya demi mencegah kecelakaan di permukiman.
  • Penjaga perlintasan mendesak pemerintah menyediakan infrastruktur resmi dan solusi akses warga daripada melakukan penutupan jalur secara sepihak.

Suara.com - Tragedi kecelakaan KRL di Bekasi Timur baru-baru ini tidak hanya memicu duka, tetapi juga sorotan tajam dari Presiden Prabowo Subianto terkait ribuan perlintasan kereta api liar di Indonesia.

Di balik perdebatan regulasi, terselip kisah para penjaga perlintasan “bayangan” yang selama belasan tahun bertaruh nyawa tanpa pengakuan resmi, namun memikul beban keselamatan publik di pundak mereka.

Seorang mantan penjaga perlintasan liar di Jawa Barat, Al (31), membagikan keresahannya setelah mengabdi selama 15 tahun di pinggir rel. Baginya, keberadaan penjaga swadaya menjadi solusi atas lambatnya respons otoritas dalam mengamankan jalur kereta yang membelah permukiman warga.

"Ya itu paling ya, paling kita minta perhatiannya dari KAI, buat dibantu bikin palang lah, palangnya bikin yang serius,” kata Al saat podcast di kantor Suara.com, Jakarta Barat, dikutip pada Selasa (12/5/2026).

Bertahan dengan Alat Seadanya
Selama belasan tahun, Al dan rekan-rekannya bekerja tanpa legalitas resmi. Infrastruktur yang mereka gunakan pun jauh dari standar keselamatan transportasi nasional. Mereka hanya mengandalkan bambu dan tali tambang, namun tetap berjaga agar kendaraan tidak tertemper kereta yang melintas setiap harinya.

“Karena kita kan di sana palangnya cuma seadanya, Mba. Cuma pakai bambu, pemberatnya dimasukin karung. Minta perhatiannya dari situ aja," ungkapnya.

Meski jasanya dirasakan warga, para penjaga ini tidak memiliki perlindungan hukum. Jika terjadi kecelakaan, mereka rentan menjadi pihak pertama yang disalahkan. Padahal, kehadiran mereka justru menutup celah keamanan yang belum terjangkau pihak berwenang.

Al menilai pemerintah atau PT KAI tidak harus menutup perlintasan tersebut secara sepihak. Ia menyarankan adanya kolaborasi, di mana infrastruktur disediakan secara resmi, namun pengelolaannya tetap melibatkan warga setempat yang sudah memahami kondisi lapangan.

Dilema Penutupan: Keselamatan dan Akses Warga
Wacana penutupan perlintasan liar sebagai solusi pasca-kecelakaan Bekasi Timur juga menjadi kekhawatiran tersendiri. Bagi Al, penutupan tanpa jalur alternatif hanya akan menyulitkan masyarakat kecil.

baca juga

"Masalahnya kalo itu ditutup kita muternya harus berkilo-kilo kak, jauh banget, tapi macetnya ampun-ampunan," ungkapnya.

Ia berharap pemerintah tidak hanya melihat perlintasan liar sebagai persoalan angka kecelakaan semata, tetapi juga sebagai urat nadi aktivitas ekonomi warga. Menurutnya, alih-alih menutup akses, otoritas sebaiknya memberikan dukungan sarana dan prasarana yang lebih layak.

"Ya balik lagi ya, maksudnya kalo emang harus ada penutupan gitu ya harus dikasih juga jalan alternatifnya jangan terlalu muter jauh, apakah tetap kita yang jaga, tetap tolong bantu palang pintu keretanya aja yang dirapihin," ujarnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar

Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:27 WIB

Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari

Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:07 WIB

Nekat Lewati Lintasan Tanpa Palang, Mobil Pengantar Haji Ditabrak KA Argo Bromo, 4 Tewas

Nekat Lewati Lintasan Tanpa Palang, Mobil Pengantar Haji Ditabrak KA Argo Bromo, 4 Tewas

Entertainment | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:15 WIB

Pasca Tragedi Bekasi, Prabowo Subianto Perintahkan Perbaikan 1.800 Perlintasan KA

Pasca Tragedi Bekasi, Prabowo Subianto Perintahkan Perbaikan 1.800 Perlintasan KA

Foto | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:51 WIB

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:46 WIB

Lasarus PDIP: Pintu Kereta Api Jadi Akar Masalah, Harus Diurus Pemerintah Pusat

Lasarus PDIP: Pintu Kereta Api Jadi Akar Masalah, Harus Diurus Pemerintah Pusat

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:22 WIB

5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api

Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB

Kenapa Mobil Bisa Mogok di Lintasan Kereta Api?

Kenapa Mobil Bisa Mogok di Lintasan Kereta Api?

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 09:53 WIB

Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Jadi Alarm Penting Taat Berlalu Lintas

Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Jadi Alarm Penting Taat Berlalu Lintas

Your Say | Jum'at, 11 April 2025 | 14:31 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×