Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
Ilustrasi judi online. [Dok.Antara]
  • Bareskrim mengungkap sindikat judi online lintas negara dengan 321 tersangka warga asing di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
  • Sindikat mengoperasikan 75 situs menggunakan teknik substitusi karakter untuk menghindari sistem pemblokiran otomatis yang dilakukan oleh pemerintah.
  • Penyidik perlu membongkar jaringan terstruktur ini karena mereka memanfaatkan teknologi canggih untuk terus beroperasi secara masif dan lintas negara.

Suara.com - Sindikat judi online (judol) berhasil diungkap Bareskrim di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat akhir pekan kemarin.

Mereka mengoperasikan 75 situs dari satu gedung, memanfaatkan teknologi canggih berlapis untuk menghindari pemblokiran dan mengelabui penegak hukum.

321 tersangka yang diamankan sebagian besar merupakan warga negara asing seperti Vietnam, Cina, dan Kamboja, mengindikasikan bahwa jaringan ini bukan sekadar operasi lokal, melainkan bagian dari ekosistem kejahatan siber lintas negara yang terstruktur.

Dari sudut pandang pakar keamanan siber Alfons Tanujaya, 75 situs yang dioperasikan sindikat itu bukanlah ukuran kesaktian mereka yang sesungguhnya.

"Sistem operasi di domain itu merupakan bagian dari jaringan operasi judi online, jadi 75 situs ini jangan dijadikan sebagai patokan," kata Alfons kepada Suara.com, Selasa (12/5/2026).

Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya (Youtube)
Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya (Youtube)

Situs untuk operasional judi bukan barang mewah menurut Alfons. Mereka sangat mudah mendapatkannya, bahkan dengan harga yang masih terjangkau.

"Kalau ada 75 situs, dia tinggal modal tujuh setengah juta (Rupiah). Jadi mau beli 1000 situs, bagi mereka juga nggak ada artinya gitu," kata dia.

Alfons juga mengurai cara sindikat ini meracik nama domain agar lolos dari sistem pemblokiran otomatis yang diterapkan pemerintah dengan pola sederhana.

"Mereka pakai otomatis untuk domain-domain misalnya judol atau gacor. Lalu supaya menghindari diblokir, gacor-nya G-A-C-0-R gitu lho. Judol J-U-D-0-1. Kira-kira seperti itu, mereka pakai karakter-karakter yang tidak umum," terangnya.

Taktik substitusi karakter seperti mengganti huruf "O" dengan angka "0" atau "I" dengan angka "1", bahkan merupakan teknik lama dalam dunia siber yang kini diadopsi sindikat judol untuk bertahan dari gempuran pemblokiran sistem.

Temuan di Hayam Wuruk pun memperjelas bahwa perang melawan judi online bukan sekadar soal menutup situs, melainkan membongkar jaringan operasi lintas negara yang terus bermutasi mengikuti celah teknologi yang tersedia.

Hal itu juga, yang menurut hemat Alfons, lebih tepat untuk didalami lebih jauh oleh penyidik Bareskrim hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) agar benang kusut perkara segera terurai.

"Yang penting adalah operasi mereka yang memang lintas negara ini. Jaringan di Hayam Wuruk ini kemungkinan besar, dilihat dari yang tertangkap, kemungkinan besar marketnya memang sesuai warga negara yang bersangkutan. Untuk berkomunikasi dengan konsumen, mereka membutuhkan orang yang bisa mengerti bahasanya," pungkas Alfons.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret

Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:54 WIB

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:15 WIB

Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar

Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:03 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB