Kecelakaan KA Bekasi Timur, Komisi V DPR Dorong Percepatan Flyover Bulak Kapal

Bella | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:02 WIB
Kecelakaan KA Bekasi Timur, Komisi V DPR Dorong Percepatan Flyover Bulak Kapal
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). [Suara.com/Bagaskara]
  • Komisi V DPR RI mendesak Kemenhub segera memperbaiki infrastruktur pascakecelakaan kereta api di Bulak Kapal, Bekasi Timur yang menewaskan 17 orang.
  • Pemerintah diminta mempercepat pembangunan flyover dan proyek Double-Double Track guna mengurai kepadatan frekuensi perjalanan kereta di wilayah Jabodetabek.
  • Kemenhub diharapkan segera memaparkan investigasi awal serta rencana tindak lanjut tanpa harus menunggu rekomendasi final dari pihak KNKT.

Suara.com - Komisi V DPR RI meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera mengambil langkah konkret pascakecelakaan kereta api maut di Bekasi Timur yang mengakibatkan 17 orang meninggal dunia dan 85 lainnya luka-luka.

Wakil Ketua Syaiful Huda menegaskan agar pemerintah tidak perlu menunggu rekomendasi final dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi untuk memulai perbaikan infrastruktur.

Menjelang Rapat Kerja (Raker) Komisi V hari ini, Huda menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik mengenai hasil investigasi awal.

“Kita ingin, karena ini sudah tertunda ya. Kita ingin ini momentum raker ini untuk kira-kira nanti Kemenhub menjelaskan sedetail mungkin temuan di lapangan. Di saat yang sama mungkin kita berharap KNKT sudah memberikan semacam hasil investigasi forensik awal lah, kira-kira gitu, sebelum nanti kita tunggu hasil investigasi forensik dari KNKT secara menyeluruh. Tapi kita betul-betul sangat berharap raker ini sudah memberi gambaran awal dari temuan-temuan KNKT,” ujar Huda di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Ia berharap gambaran awal ini bisa menjelaskan tragedi yang terjadi di Bulak Kapal tersebut.

Menurutnya, pihak Kemenhub dan KAI sebenarnya sudah memahami kendala teknis di lapangan tanpa harus menunggu proses formal yang panjang.

“Nah, tentu kami Komisi V berharap ya bahwa Kementerian Perhubungan sebenarnya tidak perlu menunggu rekomendasi dari KNKT perbaikannya apa. Karena sebenarnya di lapangan sudah teman-teman KAI juga sudah tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi,” lanjutnya.

Terkait solusi permanen di perlintasan sebidang Bulak Kapal, Huda mengingatkan adanya instruksi Presiden untuk mempercepat pembangunan underpass atau flyover, terutama di wilayah dengan frekuensi perjalanan kereta yang tinggi seperti Jabodetabek.

“Khusus untuk Bulak Kapal memang yang paling mungkin flyover. Pak Presiden sudah memberikan ruang fiskal cukup besar, 4 triliun. Artinya ini bisa dipercepat. Oleh karena itu kami sangat berharap raker ini kira-kira Kemenhub sudah menjelaskan kami sudah ketemu dengan Pemda, paling tidak Pemda Kota Bekasi, tidak ada lagi masalah isu pembebasan, tidak ada lagi masalah apa, jadi dengan itu lalu bisa dipercepat pembangunannya,” tegasnya.

Selain masalah perlintasan sebidang, Huda juga menyoroti urgensi penyelesaian proyek Double-Double Track (DDT) sepanjang 17 km untuk memisahkan jalur kereta dalam kota dan luar kota.

Ia menegaskan anggaran sebesar Rp7 triliun sudah disiapkan Presiden untuk keperluan tersebut.

“DDT itu udah nggak usah nunggu rekomendasi KNKT. Di situ sudah memang perlu pemisahan antara jalur cepat dalam kota, luar kota dengan jalur kereta api dalam kota. Itu udah kesimpulan. Nah karena itu nggak usah ada diskusi sebenarnya. Itu sudah langsung oke DDT kurang lebih Jakarta sana itu kurang lebih sekitar 17 km lah. Itu nggak boleh lagi ada isu nggak ada anggaran, Pak Presiden sudah ngasih 7T gitu,” jelasnya.

Huda mendesak agar kepadatan frekuensi kereta di jalur Bekasi segera teratasi karena hal tersebut sering kali menjadi pemicu masalah.

“Sampai hari ini kita masih rasakan teman-teman yang ada di Bekasi itu itu masih merasakan situasi frekuensi kepadatannya masih belum teratasi gitu. Nah karena itu saya kira langkah-langkah ini sudah nggak perlu didiskusikan juga ke Komisi V jadi karena rekomendasi semua pihak kan kira-kira gitu. MTI merekomendasikan udah DDT harus secepatnya gitu dan itu termasuk yang bikin trouble,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:51 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sahroni Usul Polisi Tembak Begal di Tempat: Ini Baik Sekali, Untuk Beri Rasa Aman!

Sahroni Usul Polisi Tembak Begal di Tempat: Ini Baik Sekali, Untuk Beri Rasa Aman!

Video | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:25 WIB

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB

Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah

Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:13 WIB

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:43 WIB

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:34 WIB

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:04 WIB

Terkini

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:21 WIB

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:11 WIB

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10 WIB

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:51 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Modus Relasi Kuasa Pelatih Sepatu Roda yang Cabuli Anak Didiknya

Polda Metro Jaya Bongkar Modus Relasi Kuasa Pelatih Sepatu Roda yang Cabuli Anak Didiknya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:49 WIB

Nilai Rezim Prabowo-Gibran Mundur, PSAD UII Sebut Amanat Reformasi 1998 Telah Dikhianati

Nilai Rezim Prabowo-Gibran Mundur, PSAD UII Sebut Amanat Reformasi 1998 Telah Dikhianati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:44 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diduga Terima SGD 213.600, KPK Buka Peluang Pemeriksaan

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diduga Terima SGD 213.600, KPK Buka Peluang Pemeriksaan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:41 WIB

Kapal Induk USS Nimitz Masuk Laut Karibia, AS Disebut Siapkan Langkah Tekan Kuba

Kapal Induk USS Nimitz Masuk Laut Karibia, AS Disebut Siapkan Langkah Tekan Kuba

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:40 WIB

Bogor-Depok Darurat Tramadol, KPAI: Masa Depan Anak-anak Terancam

Bogor-Depok Darurat Tramadol, KPAI: Masa Depan Anak-anak Terancam

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:28 WIB

Terungkap! Skandal Pelecehan Seksual di Klub Sepatu Roda Tangsel, Korbannya Anak 16 Tahun

Terungkap! Skandal Pelecehan Seksual di Klub Sepatu Roda Tangsel, Korbannya Anak 16 Tahun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:24 WIB