KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB
KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik
Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Kamis (21/5/2026). [Tangkapan layar]
baca 10 detik
  • KNKT mengungkap kecelakaan beruntun melibatkan taksi, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur terjadi sangat cepat.
  • Jeda waktu antara tabrakan pertama dengan taksi dan benturan KA Argo Bromo Anggrek hanya berlangsung selama 3 menit 43 detik.
  • KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL dalam kondisi sinyal jalur keluar yang masih menunjukkan aspek berwarna hijau terang.

Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap rangkaian waktu kecelakaan beruntun yang melibatkan taksi, KRL Commuter Line, dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur hanya terjadi dalam hitungan menit. Temuan itu memunculkan sorotan terhadap sistem persinyalan kereta saat insiden berlangsung.

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan berdasarkan investigasi awal, jeda antara tabrakan KRL dengan mobil taksi hingga KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian Commuter Line hanya sekitar 3 menit 43 detik.

"Jadi 20:52:12 terjadi tabrakan, jadi antara tabrakan KA 5181 dengan taksi dan jeda waktu dengan KA Bromo Anggrek tabrakan dengan Commuter Line 5568 sekitar 3 menit 43 detik,” ujar Soerjanto dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis (21/5/2026).

Ia menilai rentang waktu tersebut sangat singkat untuk situasi darurat yang berkembang di lokasi kejadian.

“Jadi memang cukup singkat antara tabrakan 5181 dengan tabrakan Argo Bromo 3 menit 43 detik Pak,” lanjutnya.

KNKT memaparkan, peristiwa bermula saat KA 5568A Commuter Line berhenti di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur pada pukul 20.48.13 hingga 20.48.29 WIB untuk proses naik turun penumpang. Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang JPL Bekasi Timur jalur hilir yang melibatkan KA 5181 Commuter Line dengan sebuah mobil taksi.

Setelah proses penumpang selesai, rangkaian KRL sempat bergerak sejauh 1,69 meter sebelum akhirnya berhenti kembali karena masinis melihat adanya kerumunan warga di jalur lain.

"KA 5568 setelah naik turun penumpang berjalan 1,69 meter, jadi cuma pendek saja, dan berhenti karena masinis melihat kerumunan masyarakat di jalur hulu,” katanya.

Evakuasi korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur April 2026. (Dok. Instagram/@kemenhub151)
Evakuasi korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur April 2026. (Dok. Instagram/@kemenhub151)

Di tengah situasi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek tercatat mulai bergerak di jalur 3 Stasiun Bekasi pada pukul 20.50.43 WIB. Berdasarkan data KNKT, kereta tersebut mendapat sinyal keluar beraspek hijau hingga akhirnya menabrak rangkaian KRL yang masih berada di area Stasiun Bekasi Timur pada pukul 20.52.12 WIB.

baca juga

Temuan soal sinyal hijau itu kemudian dipertanyakan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. Ia menyoroti mengapa kereta tetap mendapat izin jalan meski sebelumnya sudah terjadi kecelakaan di lintasan.

"Berarti kesimpulan yang didapat oleh KNKT waktu terjadi tabrakan antara kereta dengan mobil, terus bergeraklah kereta Argo Bromo Anggrek dan terjadilah menabrak kereta Commuter Line itu sinyalnya sudah hijau Pak ya?” tanya Lasarus.

Soerjanto membenarkan kondisi tersebut.

“Sinyalnya hijau Pak,” jawabnya singkat.

Lasarus pun mempertanyakan sistem pengamanan jalur yang seharusnya mendeteksi adanya hambatan di depan kereta.

“Harusnya merah kan Pak ya? karena di depan ada obstacle,” ujar Lasarus.

Meski demikian, KNKT menegaskan paparan tersebut masih berupa data faktual awal dan belum sampai pada tahap analisis maupun kesimpulan penyebab utama kecelakaan.

"Pada presentasi saat ini kami hanya menyajikan data faktual, tidak terdapat analisis dan tidak ada kesimpulan terhadap penyebab terjadinya kecelakaan,” tegas Soerjanto.

Ia menambahkan proses investigasi dilakukan dengan prinsip no blame, no judicial, dan no liability yang bertujuan untuk peningkatan keselamatan transportasi tanpa menentukan pihak yang bersalah secara hukum dalam forum investigasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:08 WIB

Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah

Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:00 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:39 WIB

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:30 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:02 WIB

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:38 WIB

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:04 WIB

Saya Jaga Rel Sejak SMP, Kisah Anak Kampung yang Besar di Perlintasan Liar

Saya Jaga Rel Sejak SMP, Kisah Anak Kampung yang Besar di Perlintasan Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

×