Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Arief Apriadi | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
Ilustrasi wabah Ebola. [Pixabay/CDC]
  • Africa CDC mengeluarkan peringatan darurat bagi sepuluh negara Afrika akibat lonjakan kasus Ebola di Republik Demokratik Kongo.
  • Pemerintah Republik Demokratik Kongo menghentikan kegiatan sosial dan olahraga untuk meminimalisasi penyebaran virus di wilayah pusat wabah.
  • WHO dan Africa CDC mengajukan dana darurat senilai 368 juta dolar AS guna memperkuat mitigasi serta koordinasi kesehatan.

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) mengeluarkan peringatan darurat kepada sepuluh negara di Afrika untuk mewaspadai ancaman wabah virus Ebola.

Langkah tersebut diambil menyusul lonjakan kasus signifikan di Republik Demokratik (DR) Kongo yang mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan status kewaspadaan menjadi level “sangat tinggi”.

Negara-negara yang kini berada dalam radar pemantauan ketat meliputi Rwanda, Kenya, Tanzania, Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Sudan Selatan, dan Zambia.

Lonjakan Kasus Ebola di DR Kongo

Ilustrasi virus Ebola. (Magnific)
Ilustrasi virus Ebola. (Magnific)

Kepala Africa CDC, Jean Kaseya, menjelaskan mayoritas negara dalam daftar risiko berbatasan langsung dengan pusat wabah di Republik Demokratik Kongo dan Uganda.

Situasi di lapangan disebut mengkhawatirkan karena ratusan kasus suspek menyebar cepat ke wilayah sekitar.

Republik Demokratik Kongo melaporkan lonjakan kasus sejak wabah diumumkan pada 15 Mei di Provinsi Ituri. Penyebaran virus kini meluas hingga Provinsi Kivu Utara dan Kivu Selatan.

WHO mencatat terdapat sekitar 750 kasus suspek dengan angka kematian mencapai 177 jiwa akibat wabah tersebut.

Hingga saat ini, tercatat 82 kasus dan tujuh kematian yang telah terkonfirmasi secara medis oleh otoritas kesehatan DR Kongo.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Uganda melaporkan tambahan tiga kasus baru pada Sabtu, sehingga total kasus terkonfirmasi di negara tersebut menjadi lima orang.

Aktivitas Sosial dan Olahraga Dihentikan

Menghadapi situasi yang semakin serius, pemerintah DR Kongo menghentikan seluruh aktivitas sosial di pusat wabah.

Kebijakan tersebut mencakup penghentian kegiatan olahraga guna meminimalisasi kontak fisik dan menekan laju penyebaran virus.

Gubernur militer Jenderal Johnny Luboya juga melarang kerumunan lebih dari 50 orang di zona kesehatan Bunia, Rwampara, Mungwalu, dan Nyakunde.

Pembatasan mobilitas masyarakat diharapkan dapat memutus rantai penularan di wilayah terdampak.

Di sisi lain, sejumlah negara tetangga mulai memperketat pengawasan di pintu perbatasan, termasuk menerapkan pembatasan perjalanan dari wilayah DR Kongo.

WHO dan Africa CDC Ajukan Dana Darurat

Untuk menangani krisis kesehatan tersebut, Africa CDC dan WHO mengajukan pendanaan darurat lebih dari 314 juta dolar AS.

Dana itu akan difokuskan untuk kebutuhan pengobatan, pengawasan intensif, dan program pencegahan wabah di DR Kongo serta Uganda.

Sementara itu, sepuluh negara lain yang masuk kategori berisiko tinggi akan mendapatkan alokasi sekitar 54 juta dolar AS untuk memperkuat sistem pertahanan kesehatan mereka.

Langkah penanganan darurat internasional juga mencakup pembentukan sistem manajemen insiden nasional dan penguatan koordinasi lintas batas antarnegara Afrika.

Selain itu, tim ahli tengah mempercepat riset vaksin strain Bundibugyo dan mengirimkan tenaga medis tambahan ke wilayah-wilayah terpencil.

Penempatan stok logistik darurat juga menjadi prioritas agar tenaga kesehatan memiliki perlengkapan memadai dalam menghadapi potensi lonjakan pasien.

Wabah Ebola dikenal sebagai salah satu penyakit paling mematikan di dunia sehingga membutuhkan respons cepat dan koordinasi global untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Kesadaran serta dukungan masyarakat internasional kini dinilai sangat penting guna membantu langkah mitigasi yang dilakukan badan kesehatan dunia demi menyelamatkan ribuan nyawa, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:03 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:17 WIB

Daftar Pemain RD Kongo di Piala Dunia 2026, Bomber Newcastle Jadi Tumpuan

Daftar Pemain RD Kongo di Piala Dunia 2026, Bomber Newcastle Jadi Tumpuan

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB

Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan

Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:10 WIB

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB