Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Arif Budi

Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Dua pemimpin yang jadi pelopor serangan brutal kepada Iran, Donald Trump dan Benjamin Netanyhau tengah dihadapkan masalah pelik di dalam negeri. [White House]
baca 10 detik
  • Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Donald Trump sepakat bahwa kesepakatan nuklir harus menghapus ancaman Iran secara total.
  • Kesepakatan tersebut mencakup pembongkaran fasilitas pengayaan uranium dan pemindahan material nuklir dari wilayah Iran untuk mencegah kepemilikan senjata.
  • Kedua pemimpin membahas pembukaan kembali Selat Hormuz serta mempertegas dukungan Amerika Serikat atas hak Israel mempertahankan diri dari ancaman.

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dirinya dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki pandangan yang sama terkait program nuklir Iran.

Netanyahu menegaskan setiap kesepakatan akhir dengan Iran harus sepenuhnya menghapus ancaman nuklir dari negara tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu setelah melakukan pembicaraan dengan Trump pada Sabtu (24/5/2026) malam. Sebelumnya, Trump menyebut percakapan keduanya berlangsung sangat baik.

"Presiden Trump dan saya sepakat bahwa setiap perjanjian akhir dengan Iran harus sepenuhnya menghilangkan ancaman nuklir," kata Netanyahu, seperti dilansir AFP, Senin (25/5/2026).

Ini berarti membongkar fasilitas pengayaan uranium Iran dan memindahkan material nuklir yang diperkaya dari wilayahnya," imbuhnya.

Netanyahu juga menegaskan bahwa sikap pemerintah Israel terhadap program nuklir Iran tetap tidak berubah.

Ilustrasi ledakan nuklir (Pexels/Edu Raw)
Ilustrasi ledakan nuklir (Pexels/Edu Raw)

"Kebijakan saya, seperti kebijakan Presiden Trump, tetap tidak berubah: Iran tidak akan memperoleh senjata nuklir," ujarnya lagi.

Selain membahas isu nuklir Iran, Netanyahu mengungkapkan bahwa dirinya dan Trump turut membicarakan nota kesepahaman mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz yang sebelumnya menjadi sorotan akibat ketegangan kawasan.

Netanyahu juga menyoroti eratnya hubungan antara Israel dan Amerika Serikat di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang memanas.

baca juga

"Kemitraan antara kedua negara kita telah terbukti di medan perang, dan tidak pernah sekuat ini," ujarnya.

Ia menambahkan Trump kembali menegaskan dukungan Washington terhadap hak Israel untuk mempertahankan diri dari berbagai ancaman keamanan di kawasan, termasuk yang berkaitan dengan situasi di Lebanon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

News | Senin, 25 Mei 2026 | 06:45 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:57 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×