Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

Muhammad Yasir | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Senin, 25 Mei 2026 | 06:45 WIB
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
Steering Committee Global Sumud Flotilla, Maimon Herawati. [istimewa]
  • Relawan Global Sumud Flotilla tiba di Indonesia pada 24 Mei 2026 setelah empat hari ditahan militer Israel.
  • Maimon Herawati mengungkap penderitaan sembilan ribu warga Palestina, termasuk tenaga medis dan anak-anak, di dalam penjara Israel.
  • Israel menerapkan penahanan administratif untuk menyekap warga Palestina tanpa proses hukum yang jelas serta melakukan tindak penyiksaan.

Suara.com - Empat hari mendekam di balik jeruji besi militer Israel menjadi memori paling kelam bagi para relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Namun, di balik trauma penyiksaan yang mereka alami, tersimpan potret yang jauh lebih mengerikan mengenai nasib ribuan warga Palestina yang hingga kekinian masih berada dalam penjara.

Steering Committee Global Sumud Flotilla, Maimon Herawati, membeberkan kesaksian mencekam setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (24/5/2026).

Ia menegaskan bahwa apa yang dialami para relawan dunia belum sebanding dengan penderitaan sembilan ribu rakyat Palestina yang menjadi penghuni tetap "lubang hitam" hukum tersebut.

“Pada saat teman-teman kami di dalam penjara empat hari, yang harus kita lihat 9 ribu lebih bangsa Palestina masih mendekam dalam penjara. Penyiksaan yang dialami oleh teman-teman saya, itu belum seberapa (dengan) penyiksaan yang dialami oleh bangsa Palestina,” ujar Maimon.

Maimon salah satunya menyoroti tindakan keji Israel yang menyasar tenaga medis. Ia mencontohkan kasus dr. Husam Abu Safiya, pemimpin Rumah Sakit Kamal Adwan, yang hingga kini masih ditawan.

“dr Husam Abu Safiya, pemimpin Rumah Sakit Kamal Adwan sampai sekarang masih dipenjara. Alasannya apa? Karena beliau menolak menghentikan perawatan kepada bangsa Palestina,” jelasnya.

Bahkan, Maimon mengungkap sebuah tragedi kemanusiaan yang menimpa seorang dokter bernama Adnan Al-Bursh. Dokter tersebut dilaporkan meninggal dunia akibat kekerasan seksual yang dialaminya saat berada di dalam penjara.

Ia pun memperingatkan publik dunia agar tidak tertipu oleh citra yang ditampilkan militer Israel di depan media.

“Lihat apa yang mereka lakukan di depan kamera belum seberapanya dibandingkan dengan apa yang mereka lakukan di balik kamera,” tegas Maimon.

Lebih lanjut, Maimon memaparkan bahwa Israel menggunakan sistem detention administration atau penahanan administratif untuk melegalkan penyekapan warga Palestina tanpa proses hukum yang jelas.

Sistem ini memungkinkan siapa saja dipenjara selama enam bulan tanpa alasan hukum yang sah.

“Karena ada satu sistem, detention administration (penahanan administratif) di mana boleh dipenjara enam bulan tanpa klausul apa pun. 9 ribu lebih saat ini dalam penjara, 400 di antaranya adalah anak-anak, lebih dari 200 adalah perempuan dan semua mengalami penyiksaan yang di luar batas kemanusiaan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Terkini

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB