Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 25 Mei 2026 | 11:36 WIB
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
Ilustrasi teror pocong. [Suara.com/ AI)
baca 10 detik
  • Anggota Komisi III DPR RI mendesak Polda Metro Jaya meningkatkan patroli malam guna menekan aksi begal di Jabodetabek.
  • Kepolisian diminta menindak tegas penyebar hoaks terkait teror pocong yang meresahkan warga dan mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat.
  • Polisi mengonfirmasi teror pocong di Ciputat Timur hanyalah pengamen berkostum, bukan aksi kriminalitas yang membahayakan warga setempat.

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta jajaran Polda Metro Jaya untuk meningkatkan intensitas patroli di jalan raya guna merespons maraknya aksi begal yang meresahkan warga di wilayah Jabodetabek.

Ia juga meminta jajaran kepolisian untuk menindak tegas informasi soal teror pocong.

"Polda Metro Jaya harus meningkatkan patroli di jalan raya, khususnya pada malam hingga pagi hari, untuk mencegah maraknya aksi begal dengan berbagai modus di sejumlah wilayah Jabodetabek," ujar Abdullah kepada wartawan dikutip Senin (25/5/2026).

Selain mengantisipasi kejahatan jalanan secara fisik, Abdullah juga menyoroti beredarnya isu viral mengenai "begal bermodus pocong" yang belakangan memicu kegaduhan.

Ia mendesak kepolisian untuk segera mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang sengaja menciptakan keresahan melalui berita bohong.

"Kepolisian juga harus menindak tegas mereka yang terbukti membuat dan menyebarkan informasi bohong atau hoaks terkait begal bermodus pocong ini," tegasnya.

Abdullah menjelaskan bahwa dampak dari penyebaran hoaks tidak bisa dianggap remeh.

Menurutnya, isu-isu negatif yang tidak terverifikasi dapat mengganggu stabilitas keamanan wilayah dan memukul sektor ekonomi, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas malam hari.

"Dampak dari hoaks tidak hanya membuat kondisi keamanan menjadi tidak stabil, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama mereka yang bekerja maupun berdagang pada malam hari," katanya.

baca juga

Lebih lanjut, Abdullah menekankan bahwa upaya kepolisian dalam meningkatkan patroli dan meminimalisir hoaks akan jauh lebih efektif jika didukung oleh peran aktif masyarakat.

Ia mendorong adanya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

"Pencegahan melalui peningkatan patroli dan upaya meminimalisir hoaks oleh kepolisian juga harus melibatkan partisipasi masyarakat. Tujuannya agar pengawasan dan keamanan lingkungan dari kejahatan kriminal pada malam hari dapat berjalan lebih efektif, karena masyarakat juga memiliki peran penting di lingkungannya masing-masing," pungkasnya.

Sebelumnya, isu kemunculan pocong yang sempat membuat warga Ciputat Timur resah akhirnya terungkap. Polisi memastikan pocong tersebut bukan pelaku kriminal melainkan pengamen yang memakai kostum.

Kepastian itu disampaikan Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq berdasar hasil penyelidikan terhadap isu pocong bersenjata yang sempat viral di media sosial.

"Kesaksian pedagang itu pengamen yang pake cosplay pocong,” ujar Bambang kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).

Menurut Bambang, pengamen berkostum pocong tersebut biasanya muncul pada malam hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat.

Kehadiran mereka kerap memicu ketakutan karena penampilannya yang menyerupai sosok pocong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:26 WIB

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×