Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 25 Mei 2026 | 15:22 WIB
Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyampaikan hal tersebut usai Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dengan Satgas Pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026). (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Pemerintah pusat menganggarkan Rp100,166 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar selama 2026-2028.
  • Dana tersebut dialokasikan untuk 11.512 kegiatan infrastruktur, hunian tetap, serta tambahan dana transfer keuangan bagi pemerintah daerah terkait.
  • Mendagri menetapkan target penyelesaian hunian tetap pada 2027 dan mewajibkan kementerian terkait menyusun jadwal kerja untuk evaluasi berkala.

Suara.com - Pemerintah pusat resmi menetapkan anggaran sebesar Rp100,166 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di tiga provinsi Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dana ini akan dialokasikan selama tiga tahun anggaran, mulai dari 2026 hingga 2028.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyampaikan hal tersebut usai Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dengan Satgas Pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026).

"Kita sekarang masuk pada tahap pemulihan permanen atau rehab-rekon. Kuncinya adalah Rencana Induk (Renduk) yang menyinergikan usulan kabupaten, kota, provinsi, hingga kementerian. Total ada 11.512 kegiatan yang akan kita kerjakan dalam waktu tiga tahun,” ujar Tito.

Mendagri merinci bahwa total anggaran Rp100,1 triliun tersebut telah mendapatkan persetujuan dari tingkat pemerintah dan didukung penuh oleh Satgas DPR RI yang dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad. Alokasi per tahunnya adalah sebagai berikut:

  • Tahun 2026: Rp38,9 triliun (Fokus infrastruktur prioritas, sekolah, dan hunian).
  • Tahun 2027: Rp32,9 triliun.
  • Tahun 2028: Rp28,2 triliun.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi instansi dengan alokasi terbesar, yakni Rp69 triliun selama tiga tahun untuk perbaikan jalan, jembatan, dan sungai.

Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dialokasikan Rp7,4 triliun khusus untuk percepatan Hunian Tetap (Huntap).

“Target kami untuk Huntap paling lambat selesai pada 2027. Kita harapkan masyarakat jangan terlalu lama berada di hunian sementara (Huntara),” tegas Tito.

Selain anggaran dari kementerian/lembaga, Tito mengungkapkan bahwa Presiden juga telah menyetujui tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun untuk memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam menangani wilayah masing-masing.

baca juga
Warga penyintas bencana membawa hasil belanjaan untuk kebutuhan lebaran di Desa Agusen, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh, Rabu (18/3/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc]
Warga penyintas bencana membawa hasil belanjaan untuk kebutuhan lebaran di Desa Agusen, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh, Rabu (18/3/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc]

Adapun rincian tambahan TKD tersebut adalah:

  • Sumatera Utara: Rp6 triliun lebih.
  • Sumatera Barat: Rp2,6 triliun lebih.
  • Aceh: Rp1,6 triliun.

"Kami dari Satgas Pemerintah akan mengawal agar dana 10,6 triliun ini digunakan tepat sasaran oleh kepala daerah. Payung hukumnya sudah disiapkan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada), baik Pergub, Perwali, maupun Perbupati,” jelasnya.

Untuk memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, Mendagri menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menyerahkan timeline kerja pada awal Juni mendatang.

“Tadi Bapak Sufmi Dasco Ahmad menekankan agar dibuat timeline yang jelas. Kami di Satgas Pemerintah akan melakukan evaluasi setiap dua minggu sekali, dan hasilnya akan dilaporkan secara berkala kepada DPR RI,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera

Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:10 WIB

DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera

DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:54 WIB

Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil

Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:23 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN

Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:48 WIB

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:45 WIB

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:44 WIB

Kasus Suap HGB Mencuat, Nusron Wahid Lagi-lagi Absen Rapat di DPR

Kasus Suap HGB Mencuat, Nusron Wahid Lagi-lagi Absen Rapat di DPR

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:41 WIB

Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya

Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:33 WIB

Pramono Rayu Prabowo, Danantara Diminta Bantu Ekspansi LRT ke JIS dan Halim

Pramono Rayu Prabowo, Danantara Diminta Bantu Ekspansi LRT ke JIS dan Halim

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:31 WIB

TradingPRO Merayakan Pencapaian 10 Tahun dengan Total Hadiah $10.000

TradingPRO Merayakan Pencapaian 10 Tahun dengan Total Hadiah $10.000

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:28 WIB

Prabowo Bagi-bagi Kaus dari Sunroof Mobil, Warga Manggarai Histeris Rebutan

Prabowo Bagi-bagi Kaus dari Sunroof Mobil, Warga Manggarai Histeris Rebutan

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:28 WIB

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

×