Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN

Ruth Meliana

Minggu, 24 Mei 2026 | 13:30 WIB
Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN
ilustrasi Sumatera blackout (Google Gemini)
baca 10 detik
  • Blackout massal melanda wilayah Sumatera pada 22 Mei 2026 akibat gangguan transmisi 275 kV karena cuaca ekstrem.
  • Gangguan transmisi memicu kegagalan berantai sistem kelistrikan yang menghentikan aktivitas sosial dan ekonomi jutaan pelanggan PLN.
  • PT PLN melakukan pemulihan bertahap pada jaringan listrik dan berupaya memperkuat infrastruktur agar kejadian serupa tidak terulang.

Suara.com - Pada Jumat malam, 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.44 WIB, Pulau Sumatera mengalami pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sebagian besar wilayah. Provinsi yang terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Lampung.

Jutaan masyarakat tiba-tiba gelap gulita, aktivitas sehari-hari terganggu, lalu lintas macet karena lampu lalu lintas padam, rumah sakit mengandalkan generator cadangan, dan layanan komunikasi sempat terganggu. Kejadian ini langsung menjadi perhatian nasional.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, segera menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera yang terdampak.

Dalam keterangan resminya pada Sabtu (23/5/2026), PLN menjelaskan bahwa penyebab utama adalah gangguan pada sistem transmisi listrik tegangan tinggi 275 kV di jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai, Jambi. Gangguan ini dipicu oleh cuaca buruk ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Menurut penjelasan PLN, cuaca ekstrem menyebabkan kerusakan pada jaringan transmisi tersebut sehingga jalur itu terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Sumatera. Akibatnya, sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT) terpisah.

Pemisahan sistem ini memicu ketidakseimbangan beban yang sangat besar. Frekuensi listrik turun drastis karena beban pembangkit yang berat, kemudian memicu efek domino.

Beberapa pembangkit listrik otomatis trip (padam) untuk melindungi diri dari kerusakan lebih lanjut akibat over supply atau lonjakan tegangan.

Kejadian ini bukan pemadaman biasa yang hanya bersifat lokal. Karena sistem interkoneksi Sumatera yang saling terhubung, satu gangguan di titik kritis bisa menyebar dengan cepat. PLN menyebut ini sebagai cascading failure, di mana kegagalan satu komponen memicu kegagalan lainnya secara berantai.

Upaya Pemulihan PLN

baca juga

PLN langsung mengerahkan tim untuk melakukan pemulihan secara bertahap. Jalur transmisi yang terganggu berhasil direstorasi dalam waktu sekitar dua jam.

Setelah itu, fokus beralih ke restarting pembangkit-pembangkit listrik dan menyambungkan kembali ke jaringan. Hingga Sabtu siang (23/5/2026), lebih dari 8,3 juta pelanggan sudah kembali mendapatkan aliran listrik.

Namun, proses pemulihan penuh diperkirakan memakan waktu 6–8 jam atau bahkan lebih, tergantung kondisi di lapangan. Di beberapa daerah masih diterapkan pemadaman bergilir sementara untuk menjaga kestabilan sistem.

PLN menegaskan bahwa pasokan listrik di Sumatera secara keseluruhan sebenarnya mencukupi. Masalah utamanya berada di sisi transmisi, bukan pada pembangkitan.

Kejadian ini menjadi pengingat penting akan kerentanan infrastruktur kelistrikan terhadap faktor eksternal seperti cuaca ekstrem, yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

Dampak dan Pelajaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×