AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

M Nurhadi

Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]
  • Militer AS melancarkan serangan udara di dekat Bandar Abbas, Iran, pada Kamis dini hari untuk menghancurkan drone dan pos kontrol.
  • Pemerintah Iran mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan membalas dengan membombardir pangkalan militer AS di wilayah Kuwait.
  • Ketegangan ini memperburuk kondisi geopolitik kawasan pasca-gencatan senjata 8 April yang saat ini terancam gagal total oleh konflik senjata.

Suara.com - Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali membara setelah militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara di dekat wilayah Bandar Abbas, Iran selatan.

Pemerintah Iran mengutuk keras aksi agresif tersebut dan menuduh Washington telah berulang kali mencederai kesepakatan gencatan senjata serta menebar ancaman keamanan bagi negara-negara di kawasan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan pasukan AS pada Kamis dini hari tersebut merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baghaei mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil sikap tegas dan memenuhi tanggung jawab hukumnya dengan meminta pertanggungjawaban penuh dari Washington atas agresi yang mengancam kedaulatan nasional serta integritas teritorial Iran.

Pihak Teheran menuding AS secara konstan terus melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sejatinya telah disepakati bersama dan berlaku sejak 8 April lalu.

Bentuk pelanggaran tersebut mencakup serangkaian intimidasi terhadap kapal-kapal dagang yang melintas di kawasan Teluk dan perairan internasional, hingga serangan udara teranyar di wilayah selatan Iran.

Merespons situasi ini, Baghaei memastikan bahwa Iran memiliki tekad bulat untuk menempuh segala jalur yang diperlukan demi memproteksi wilayahnya, sesuai dengan hak bela diri yang dijamin dalam Pasal 51 Piagam PBB.

Selain mengkritik serangan fisik, Iran juga mengecam keras retorika bernada ancaman yang dilontarkan oleh para pejabat Washington terhadap Teheran dan sekutu regionalnya. Secara khusus, Iran menyatakan solidaritas penuh bagi Oman.

Baghaei menilai, ancaman "pemusnahan" terhadap Oman—yang selama ini dikenal memegang peran konstruktif dan bertanggung jawab sebagai mediator diplomatik perdamaian—merupakan bentuk normalisasi yang sangat berbahaya atas tindakan intimidasi hukum dalam tata hubungan internasional.

Di pihak lain, dilansir dari Anadolu, seorang pejabat militer AS memberikan konfirmasi kepada media Anadolu bahwa pasukan Amerika telah melumpuhkan empat unit pesawat tanpa awak (drone) milik Iran di dekat Selat Hormuz.

Tak hanya itu, AS juga menggempur pos kontrol darat Iran di Bandar Abbas yang terindikasi tengah bersiap meluncurkan armada drone tambahan.

Perwakilan AS tersebut mengklaim bahwa langkah militer mereka terukur dan murni bersifat defensif guna mempertahankan pakta gencatan senjata yang ada.

Sebagai respons instan atas serangan AS, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) langsung mengambil tindakan retaliasi. IRGC menyatakan telah membombardir pangkalan udara militer AS yang berada di Kuwait.

Berdasarkan laporan dari kantor berita semi-pemerintah Iran, Tasnim News Agency, IRGC menegaskan bahwa serangan balasan menggunakan proyektil udara itu diluncurkan hanya beberapa jam pasca-fasilitas di dekat Bandara Bandar Abbas dihantam oleh bom militer Amerika.

Gesekan senjata terbaru ini terjadi di tengah kebuntuan upaya penyelesaian damai jangka panjang pasca-perang terbuka pada 28 Februari lalu.

Saat itu, serangan gabungan AS dan Israel ke Iran memicu serangan balasan drone serta rudal masif di seantero kawasan, hingga berujung pada blokade Selat Hormuz.

Meskipun kesepakatan gencatan senjata sempat tercapai pada 8 April lewat mediasi pemerintah Pakistan, proses negosiasi lanjutan di Islamabad masih menemui jalan buntu untuk merumuskan perdamaian permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah

Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:20 WIB

Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek

Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:14 WIB

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB

Perang AS vs Iran Kembali Meledak! Kuwait Langsung Aktifkan Pertahanan Udara

Perang AS vs Iran Kembali Meledak! Kuwait Langsung Aktifkan Pertahanan Udara

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:03 WIB

Bandar Abbas Dibombardir, Militer Iran Balas Dendam Serang Dua Pangkalan Udara AS

Bandar Abbas Dibombardir, Militer Iran Balas Dendam Serang Dua Pangkalan Udara AS

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:48 WIB

Terkini

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB