Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 01 Juni 2026 | 14:32 WIB
Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?
Pekerja melindungi tubuh dari terik matahari menggunakan payung saat berjalan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (21/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • WMO dan Met Office memproyeksikan suhu global akan melampaui batas 1,5 derajat Celsius dalam periode 2026 hingga 2030.
  • Peningkatan suhu ekstrem ini berpotensi memicu bencana seperti gelombang panas, kekeringan, hingga kebakaran hutan di berbagai wilayah dunia.
  • Kawasan Arktik diperkirakan mengalami pemanasan lebih cepat, yang berisiko memperburuk krisis iklim global secara signifikan dalam jangka panjang.

Suara.com - Jika suhu udara saat ini sudah terasa semakin menyengat, para ilmuwan memperingatkan bahwa kondisi tersebut kemungkinan belum mencapai puncaknya. Dalam lima tahun ke depan, Bumi diperkirakan akan mengalami periode panas yang lebih ekstrem, dengan risiko gelombang panas, kekeringan, banjir, dan kebakaran hutan yang semakin sering terjadi.

Peringatan itu muncul dalam proyeksi terbaru yang dirilis oleh World Meteorological Organization (WMO) dan Met Office. Laporan tersebut menyebut ada peluang 75 persen bahwa rata-rata suhu global pada periode 2026–2030 akan melampaui ambang batas pemanasan 1,5 derajat Celsius dibandingkan era pra-industri.

Batas 1,5 derajat Celsius merupakan target yang disepakati dunia melalui Paris Agreement sebagai ambang yang relatif aman untuk menghindari dampak terburuk perubahan iklim.

Meski angka tersebut terlihat kecil, para ilmuwan menegaskan bahwa setiap kenaikan sepersepuluh derajat dapat memperburuk dampak krisis iklim.

"Setiap tambahan 0,1 derajat akan membawa dampak yang semakin parah," kata ilmuwan iklim Met Office, Melissa Seabrook, salah satu penulis laporan tersebut.

Rekor Panas Baru Diperkirakan Terus Pecah

Menurut laporan WMO, terdapat peluang 91 persen bahwa setidaknya satu dari lima tahun ke depan akan melampaui ambang 1,5 derajat Celsius. Selain itu, peluang munculnya rekor tahun terpanas baru mencapai 86 persen.

Artinya, rekor suhu global yang tercatat pada 2024 berpotensi kembali terpecahkan dalam waktu dekat.

Para ilmuwan memperkirakan suhu global tahunan hingga 2030 akan berada pada kisaran 1,3 hingga 1,9 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan akhir abad ke-19.

baca juga

Kondisi tersebut dapat memicu lebih banyak cuaca ekstrem yang selama ini mulai dirasakan berbagai negara, mulai dari gelombang panas berkepanjangan, hujan ekstrem, kekeringan, hingga kebakaran hutan.

Ilmuwan iklim dari Imperial College London, Friederike Otto, mengatakan suhu yang terus meningkat berpotensi menghasilkan kejadian cuaca yang melampaui pengalaman manusia selama ini.

Menurutnya, banyak kota, sistem pertanian, dan infrastruktur belum dirancang untuk menghadapi kondisi iklim yang semakin ekstrem.

Dampaknya tidak hanya berupa peningkatan risiko kematian akibat cuaca ekstrem, tetapi juga gangguan produksi pangan, lonjakan harga makanan, serta kebakaran hutan yang lebih intens.

Arktik Memanas Lebih Cepat

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa kawasan Arktik terus mengalami pemanasan jauh lebih cepat dibandingkan rata-rata global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan CGI atau Planet Mars, Pulau Alien Ini Nyata Ada di Bumi

Bukan CGI atau Planet Mars, Pulau Alien Ini Nyata Ada di Bumi

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 14:15 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

Pakeeeet! Teriakan Kebahagiaan atau Lonceng Kematian bagi Bumi Kita?

Pakeeeet! Teriakan Kebahagiaan atau Lonceng Kematian bagi Bumi Kita?

Your Say | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:13 WIB

Terkini

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

×