- Lodewyk Pusung merupakan purnawirawan TNI berpangkat Letjen dan pernah menjabat Wakil Kepala BGN.
- Namanya menjadi sorotan setelah dikabarkan dijemput Kejagung bersama Dadan Hindayana dan Sony Sanjaya.
- Sebelum menjabat di BGN, Lodewyk memiliki rekam jejak panjang di TNI hingga pernah menjadi Asops Panglima TNI.
Tak hanya Dadan, Prasetyo juga mengumumkan pergantian dua Wakil Kepala BGN, yaitu Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.
"Yang pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Yang kedua, saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Yang ketiga, saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional," kata Pras.
"Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasinya selama ini di dalam membangun pondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," sambung Pras.
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga mengumumkan jajaran pimpinan baru BGN. Nanik yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN kini dipercaya memimpin lembaga tersebut.
Kejagung Geledah Kantor BGN
Usai kabar pencopotan Dadan Hindayana dan 2 wakil kepala BGN, Kejaksaan Agung membenarkan adanya penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry, mengonfirmasi langkah tersebut saat dimintai keterangan oleh wartawan.
"Penyidik PIDSUS Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata Jeffry.
Meski demikian, Jeffry belum menjelaskan secara rinci perkara yang sedang ditangani maupun barang bukti yang tengah dicari oleh penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
Kejagung Jemput Dadan, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya
Kejaksaan Agung dikabarkan telah menjemput mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Selain Dadan, dua mantan petinggi BGN lainnya juga disebut-sebut akan ikut diamankan Kejagung. Salah satunya adalah Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.
Terkait hal ini, Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jeffry, mengatakan pihaknya akan menyampaikan keterangan resmi terkait informasi penjemputan tersebut pada sore hari.