- Jembatan Penyeberangan Orang Senen Sentral resmi beroperasi kembali di Jakarta Pusat pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 18.00 WIB.
- Fasilitas vital yang menghubungkan akses transportasi umum ini kembali dibuka setelah persoalan administrasi antara Pemprov DKI Jakarta selesai.
- Pemerintah belum mengoperasikan lift di jembatan tersebut karena masih dalam tahap pengujian laik operasi bagi seluruh warga masyarakat.
Suara.com - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Senen Sentral resmi kembali beroperasi untuk umum pada Kamis (4/6/2026) pukul 18.00 WIB, setelah menjalani rehabilitasi total akibat kerusakan parah yang terjadi saat aksi penyampaian pendapat pada 2025.
JPO yang berlokasi di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, itu menjadi penghubung vital antara Pasar Senen, Halte Jaga Jakarta, Halte Senen (Toyota Rangga), dan Stasiun Pasar Senen.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa JPO kini sudah dapat dioperasikan secara menyeluruh setelah persoalan administrasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum berhasil diselesaikan.
“Ini memang masalah administrasi saja, tetapi sekarang sudah. Saya juga sudah memerintahkan mulai kemarin untuk dioperasionalkan secara menyeluruh dan sudah beroperasi,” kata Pramono di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).
Meski sudah dibuka, fasilitas lift di JPO tersebut belum dapat digunakan oleh masyarakat karena masih dalam tahap pengujian laik operasi.

Salah seorang pedagang Pasar Senen, Joni (56), mengaku lega JPO akhirnya kembali bisa diakses setelah berbulan-bulan tidak beroperasi.
“Senang ya, saya hampir setiap hari lewat sini. Jadi sebelumnya kalau mau menyeberang harus muter jauh,” ujar Joni di lokasi, Jumat.
Warga lain, Ida (28), turut menyambut baik pembukaan kembali JPO itu sembari berharap lift segera dioperasikan agar mobilitas masyarakat, terutama lansia, semakin mudah dan aman.
Proses serah terima hasil rehabilitasi dari Kementerian Pekerjaan Umum kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dilaporkan masih berlangsung, dan pemerintah berharap proses tersebut segera rampung agar pengelolaan serta pemeliharaan fasilitas dapat berjalan optimal.
JPO Senen Sentral sendiri sebelumnya sempat viral di media sosial karena sebagian jalurnya tidak kunjung dibuka untuk publik setelah selesai renovasi.
Kondisi itu sempat menimbulkan kendala bagi mobilitas warga di sekitar lokasi yang biasa memanfaatkan fasilitas tersebut.