- Dua KA Jarak Jauh anjlok di Stasiun Pasar Senen pada Jumat pagi, 22 Mei 2026, menyebabkan gangguan operasional kereta.
- KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi pada enam perjalanan Commuter Line Cikarang akibat jalur yang tersumbat tersebut.
- Insiden tersebut memaksa sejumlah perjalanan kereta jarak jauh tertahan di Stasiun Jatinegara dan Dipo Cipinang menunggu evakuasi.
Suara.com - Insiden anjloknya dua KA Jarak Jauh di emplasemen Stasiun Pasar Senen pada Jumat pagi (22/5/2026) memaksa KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Cikarang.
Gangguan tersebut membuat Commuter Line Cikarang dengan rute melalui Pasar Senen untuk sementara tidak dapat keluar-masuk stasiun.
Hingga pukul 08.40 WIB, setidaknya enam perjalanan Commuter Line Cikarang terdampak rekayasa operasi di tengah jam sibuk pagi hari.
Enam perjalanan yang mengalami perubahan rute adalah Commuter Line Cikarang Nomor 5516, 6011, 6013, 5517B, 6015, dan 5519C, dengan penyesuaian tujuan akhir yang berbeda-beda, mulai dari Stasiun Kemayoran, Pasar Senen, Jatinegara, hingga Kampung Bandan.

“Untuk pola operasi perjalanan Commuter Line Cikarang via Manggarai, untuk kembali ke Bekasi atau Cikarang perjalanannya hanya sampai Stasiun Kampung Bandan atau Kemayoran. Sedangkan untuk perjalanan Commuter Line Cikarang via Pasar Senen, perjalanannya hanya sampai Stasiun Pasar Senen,” papar Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Leza turut menyampaikan permohonan maaf sekaligus imbauan kepada penumpang yang terdampak insiden.
“KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas adanya rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Cikarang pada pagi hari ini. Kami juga mengimbau pengguna untuk selalu mengikuti arahan dari petugas di stasiun dan tetap mengutamakan keselamatan,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, dua rangkaian KA Jarak Jauh, yakni KA Jaka Tingkir dan KA Serayu, mengalami gangguan operasional sekitar pukul 07.58 WIB pagi tadi.
Masalah pada kedua kereta menyumbat jalur masuk dan keluar stasiun, sehingga menciptakan efek domino yang memaksa sejumlah kereta yang hendak tiba tertahan sementara di Stasiun Jatinegara sambil menunggu kondisi kembali normal.
Lima rangkaian kereta jarak jauh, yakni KA Airlangga, KA Tegal Bahari, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Matarmaja, dan KA Jaka Tingkir, bahkan tertahan di Dipo Cipinang dan tidak bisa bergerak menuju peron keberangkatan.