Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Juni 2026 | 08:23 WIB
Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina
Gempa berkekuatan M 8,2 di Filipina memicu peringatan tsunami dan perintah evakuasi massal di pesisir Jepang.
baca 10 detik
  • Gempa M 7,7 di Mindanao Filipina memicu peringatan tsunami di sepanjang pesisir Jepang.

  • Otoritas Jepang mengeluarkan perintah evakuasi dan menghentikan seluruh aktivitas di kawasan laut.

  • Gelombang tsunami diprediksi tiba bertahap mulai pukul 11.00 hingga 13.30 waktu setempat.

Suara.com - Badan Meteorologi Jepang (JMA) resmi merilis peringatan tsunami dari Prefektur Ibaraki hingga Okinawa usai gempa bumi besar di Filipina.

Langkah darurat ini diambil menyusul guncangan hebat bermagnitudo 7,7 yang melanda perairan dekat Pulau Mindanao pada Senin pagi.

Dikutip dari Japan Times, potensi ancaman ini memaksa otoritas berwenang segera memberlakukan perintah evakuasi massal demi keselamatan warga di zona bahaya.

Ilustrasi gempa bumi (pixabay)
Ilustrasi gempa bumi (pixabay)

Gelombang pasang diperkirakan mampu mencapai ketinggian satu meter dan berisiko menyapu wilayah daratan Jepang secara bertahap.

Titik kritis pertama diprediksi menyentuh wilayah Miyakojima sebelum menjalar ke area pesisir utara pada jam-jam berikutnya.

Skenario terburuk di luar wilayah Jepang justru mengancam Filipina dengan potensi limpasan air laut hingga tiga meter.

Peta risiko tsunami kini mencakup wilayah administratif vital seperti Tokyo, Chiba, Kanagawa, Shizuoka, hingga Kagoshima.

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan pantai dan muara sungai diminta segera menjauh tanpa menunda waktu.

Karakteristik gelombang tsunami berpeluang datang bertubi-tubi dengan energi destruktif yang meningkat secara mendadak.

baca juga

Respons cepat mutlak diperlukan mengingat daya dorong air mampu menyeret material berat dan membahayakan nyawa.

Pihak JMA menegaskan instruksi keselamatan bagi seluruh pekerja yang berada di sektor maritim terdampak.

"Mereka yang bekerja di sepanjang pantai atau di laut harus segera berhenti dan menjauh dari kawasan pesisir dan muara sungai," kata perwakilan agensi tersebut.

Garis pantai Prefektur Okinawa diproyeksikan menjadi wilayah pertama yang mendeteksi kedatangan gelombang pada pukul 11.00 siang.

Selanjutnya, wilayah Kepulauan Amami dan Tokara berada dalam status waspada tinggi pada tiga puluh menit berikutnya.

Memasuki tengah hari, pergerakan air laut diperkirakan mulai mencapai Kepulauan Ogasawara serta Prefektur Kagoshima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga

Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:14 WIB

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Terkini

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:56 WIB

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:43 WIB

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:41 WIB

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:37 WIB

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:31 WIB

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari

Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari

Bogor | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:25 WIB

×