Mendagri Larang Kepala Daerah Rekrut Honorer Baru: Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Cuma Jadi Beban!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 08 Juni 2026 | 14:02 WIB
Mendagri Larang Kepala Daerah Rekrut Honorer Baru: Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Cuma Jadi Beban!
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (tangkao layar/ist)
baca 10 detik
  • Mendagri Tito Karnavian melarang kepala daerah merekrut tenaga honorer baru untuk menekan pengeluaran belanja pegawai APBD.
  • Mayoritas daerah memiliki belanja pegawai melebihi 30 persen sehingga anggaran daerah menjadi tidak sehat dan terbebani.
  • Banyak tenaga honorer administrasi direkrut berdasarkan faktor kedekatan politik, bukan kompetensi, sehingga membebani keuangan serta kinerja daerah.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menghentikan rekrutmen tenaga honorer baru.

Hal ini disampaikan Tito dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI yang membahas permasalahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan efisiensi belanja pegawai di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Tito menyoroti kondisi postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di banyak wilayah yang saat ini sudah tidak sehat.

Menurutnya, mayoritas daerah memiliki alokasi belanja pegawai yang melampaui batas maksimal 30 persen dari total APBD.

"Dominan (daerah) sudah di atas 30 persen. Maka harus ada upaya pada postur belanja dan postur pendapatan supaya belanja pegawai ini tidak melampaui APBD yang ada," ujar Tito.

Sebagai langkah konkret untuk menekan pengeluaran, Tito menegaskan bahwa opsi utama adalah menahan rekrutmen pegawai baru, terutama tenaga honorer yang saat ini statusnya sudah dimoratorium.

"Ini mohon betul untuk seluruh kepala daerah, ya. Harus tegas, tidak ada tenaga honorer baru," ujarnya.

Ia mengakui bahwa tenaga honorer di bidang fungsional seperti guru dan tenaga kesehatan memang masih sangat dibutuhkan dan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

Namun, ia memberikan kritik pedas terhadap membludaknya tenaga honorer di sektor administrasi.

baca juga

Eks Kapolri ini mengungkapkan bahwa banyak tenaga honorer administrasi yang direkrut bukan berdasarkan kapabilitas, melainkan karena faktor kedekatan politik atau "titipan" dari pejabat sebelumnya maupun tim sukses kepala daerah saat pilkada.

Demo pegawai honorer Pemprov Banten. [Iyus/bantennews]
Ilustrasi demo pegawai honorer Pemprov Banten. [Iyus/bantennews]

"Seringkali tidak kompeten, tidak memiliki kapabilitas. Ya mungkin bawaan dari pejabat-pejabat sebelumnya, kepala daerah, tim sukses dimasukkan di sana. Datang jam 8, pulang jam 10. Jadi beban," ungkap Tito.

Masalah kian pelik ketika para tenaga honorer yang menumpuk ini melakukan aksi demonstrasi besar-besaran untuk menuntut kepastian status menjadi ASN, baik melalui jalur PNS maupun PPPK.

Akomodasi atas tuntutan tersebut, menurut Tito, pada akhirnya menjadi beban finansial bagi APBD karena harus membayar gaji dan tunjangan mereka.

Tito meminta para kepala daerah yang menjabat saat ini untuk memiliki tanggung jawab moral dan fiskal.

Ia mengingatkan agar tidak meninggalkan masalah bagi kepemimpinan berikutnya hanya karena rekrutmen honorer yang tidak terkontrol.

"Untuk rekan-rekan kepala daerah, tolong jangan ada lagi dulu penambahan honorer karena akan menjadi beban. Beban biaya belanja pegawai dan jadi beban kepala daerah berikutnya. Buang waktu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka 8-14 Juni, Ketahui Beda Gaji Guru Reguler vs Sekolah Rakyat Sebelum Daftar PPPK

Buka 8-14 Juni, Ketahui Beda Gaji Guru Reguler vs Sekolah Rakyat Sebelum Daftar PPPK

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 13:22 WIB

Formasi PPPK Kemensos 2026, Simak Wilayah Tugasnya dan Ada Lowongan Lulusan SMA

Formasi PPPK Kemensos 2026, Simak Wilayah Tugasnya dan Ada Lowongan Lulusan SMA

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 12:17 WIB

Syarat Daftar PPPK Kemensos 2026, untuk Formasi Guru Sekolah Rakyat

Syarat Daftar PPPK Kemensos 2026, untuk Formasi Guru Sekolah Rakyat

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 11:34 WIB

Dibuka Hari Ini, Catat Jadwal Seleksi PPPK Sekolah Rakyat dan Gajinya

Dibuka Hari Ini, Catat Jadwal Seleksi PPPK Sekolah Rakyat dan Gajinya

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 10:22 WIB

Cara Daftar PPPK Sekolah Rakyat Lewat SSCASN BKN 2026, Ini Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

Cara Daftar PPPK Sekolah Rakyat Lewat SSCASN BKN 2026, Ini Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 10:11 WIB

Terkini

Kabar Duka: Legenda Timnas Indonesia M Basri Meninggal Dunia

Kabar Duka: Legenda Timnas Indonesia M Basri Meninggal Dunia

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:45 WIB

Perang Makin Panas, Iran Siap Tempur Jika Tentara Amerika Lakukan Invasi Darat

Perang Makin Panas, Iran Siap Tempur Jika Tentara Amerika Lakukan Invasi Darat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:42 WIB

Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang

Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:42 WIB

7 Moisturizer Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun, Kulit Wajah Jadi Sehat dan Awet Muda

7 Moisturizer Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun, Kulit Wajah Jadi Sehat dan Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:35 WIB

Review Film Ip Man: Kung Fu Legend, Keadilan Ditegakkan Lewat Wing Chun!

Review Film Ip Man: Kung Fu Legend, Keadilan Ditegakkan Lewat Wing Chun!

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:30 WIB

Kasus Eks Jampidsus Dinilai Momentum Menguji Komitmen Negara Berantas Korupsi

Kasus Eks Jampidsus Dinilai Momentum Menguji Komitmen Negara Berantas Korupsi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:30 WIB

Penjualan Honda Terjun Bebas saat Gandeng GAC di China

Penjualan Honda Terjun Bebas saat Gandeng GAC di China

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:29 WIB

Pesawat Tempur Siluman Hingga Pengebom AS Dikirim ke Medan Perang Iran, Ratusan Dokter Stand By

Pesawat Tempur Siluman Hingga Pengebom AS Dikirim ke Medan Perang Iran, Ratusan Dokter Stand By

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:26 WIB

Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi

Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:25 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pemenuhan Hak Anak sebagai Investasi Bangsa

Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pemenuhan Hak Anak sebagai Investasi Bangsa

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:24 WIB

×