Bosan Drama Politik, Publik Desak Penegakan Hukum Korupsi Jadi Prioritas

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 09 Juni 2026 | 13:25 WIB
Bosan Drama Politik, Publik Desak Penegakan Hukum Korupsi Jadi Prioritas
Dadan Hindayana bersama Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung ditangkap Kejagung terkait dugaan korupsi BGN. (Instagram/infokrw)
  • Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menegaskan publik menuntut ketegasan hukum bagi pejabat negara yang terbukti melakukan korupsi.
  • Masyarakat tidak mempedulikan spekulasi permainan politik elite di balik penetapan tersangka Dadan Hindayana dan Silmy Karim pada 2026.
  • Penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap pejabat negara dinilai sebagai langkah positif dalam upaya pemberantasan korupsi nasional.

Suara.com - Spekulasi mengenai adanya perang faksi atau permainan elite di balik penetapan tersangka Dadan Hindayana dan Silmy Karim dinilai tidak menjadi perhatian utama masyarakat. Publik disebut hanya fokus dan peduli pada ketegasan aparat penegak hukum dalam menyikat habis para pelaku korupsi tanpa pandang bulu.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menyatakan bahwa esensi utama dari fenomena hukum yang menyeret eks Kepala BGN dan Wamen Imipas tersebut adalah pertanggungjawaban sebagai pejabat negara. Siapa pun yang diduga menyelewengkan uang rakyat harus diproses secara hukum.

"Secara prinsip, siapapun yang terlihat persoalan hukum meski ditindak. Karena apapun judulnya pejabat publik yang kelola duit rakyat harus amanah, tidak nyerong-nyerong," kata Adi kepada Suara.com, Selasa (9/6/2026).

Terkait desas-desus yang menggelinding di media sosial mengenai dugaan adanya permainan politik atau gesekan antar-kelompok kepentingan di internal pendukung pemerintah, Adi menyebut hal itu sulit dipastikan.

Ia menegaskan bahwa fokus masyarakat sama sekali bukan pada konflik internal tersebut, melainkan pada ketegasan hukumnya.

"Tak ada yang tau persis soal semacam ini (permainan elite). Publik taunya, siapapun pejabat publik yang melanggar hukum mesti ditindak," tegasnya.

Lebih lanjut, Adi menilai narasi rumit seperti kegagalan barter politik maupun strategi 'saling kunci' kartu as antar-faksi elite merupakan hal yang asing bagi masyarakat luas. Alih-alih memikirkan konspirasi politik di tingkat atas, publik hanya menginginkan keadilan yang konkret.

"Sejujurnya, publik secara umum tak paham dengan urusan semacam ini. Publik tahunya pejabat publik yang salah mesti ditindak secara hukum," tuturnya.

Oleh karena itu, Adi memandang bahwa momentum jatuhnya dua figur penting di lingkar kekuasaan ini tidak perlu diratapi sebagai guncangan politik atau stabilitas koalisi. Sebaliknya, langkah berani KPK dan Kejaksaan Agung ini harus diapresiasi sebagai sinyal positif pemberantasan korupsi.

"Justru bagus untuk memastikan bahwa korupsi di negara ini disikat habis tanpa ampun dan tanpa pandang bulu," ucapnya.

Pihaknya berharap penegakan hukum yang tidak tebang pilih ini terus dipertahankan ke depan. Narasi perang elite harus dikesampingkan, dan fokus utama pemerintah harus tetap pada agenda pembersihan negara dari praktik rasuah.

"Semoga korupsi lainnya bisa dieksekusi untuk bersih-bersih bangsa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Dalami Isi Komunikasi Antara Silmy Karim dan Bos Kampung Rusia

KPK Dalami Isi Komunikasi Antara Silmy Karim dan Bos Kampung Rusia

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:42 WIB

Kasus di BGN dan Ancaman Korupsi MBG: Di Mana Celahnya?

Kasus di BGN dan Ancaman Korupsi MBG: Di Mana Celahnya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:52 WIB

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

Bos Maktour Kembali Dipanggil KPK Usai Anak Buahnya Ditahan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:13 WIB

Terkini

Perintah Prabowo Bersihkan Program MBG dari Para Pemburu Rente Tanpa Pandang Bulu

Perintah Prabowo Bersihkan Program MBG dari Para Pemburu Rente Tanpa Pandang Bulu

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:13 WIB

Data Bansos Amburadul, DPRD DKI Khawatir Bantuan Meleset dari Warga Miskin

Data Bansos Amburadul, DPRD DKI Khawatir Bantuan Meleset dari Warga Miskin

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:13 WIB

KPK Amankan Uang Senilai Rp 2 Miliar dalam OTT Muara Enim

KPK Amankan Uang Senilai Rp 2 Miliar dalam OTT Muara Enim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:11 WIB

RUU Polri Dinilai Dibahas Terlalu Cepat, Pemerintah Sebut Hanya Ada 7 Materi Baru

RUU Polri Dinilai Dibahas Terlalu Cepat, Pemerintah Sebut Hanya Ada 7 Materi Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:08 WIB

Bukan Cuma Bupati, KPK Juga Tetapkan 3 Orang Tersangka Korupsi di Disdik Muara Enim

Bukan Cuma Bupati, KPK Juga Tetapkan 3 Orang Tersangka Korupsi di Disdik Muara Enim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:55 WIB

Kasus di BGN dan Ancaman Korupsi MBG: Di Mana Celahnya?

Kasus di BGN dan Ancaman Korupsi MBG: Di Mana Celahnya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:52 WIB

KPK Dalami Isi Komunikasi Antara Silmy Karim dan Bos Kampung Rusia

KPK Dalami Isi Komunikasi Antara Silmy Karim dan Bos Kampung Rusia

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:42 WIB

Pertemuan di DPR Ungkap Rahasia Performa Moncer Perbankan Pelat Merah

Pertemuan di DPR Ungkap Rahasia Performa Moncer Perbankan Pelat Merah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:33 WIB

Koalisi Sipil Tolak RUU Polri, Nilai Penyusunannya Ugal-Ugalan dan Tak Transparan

Koalisi Sipil Tolak RUU Polri, Nilai Penyusunannya Ugal-Ugalan dan Tak Transparan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:21 WIB

Pemprov Jabar - PT PII Tandatangani Perjanjian Penjaminan TPPASR Legok Nangka: Tingkatkan Investor

Pemprov Jabar - PT PII Tandatangani Perjanjian Penjaminan TPPASR Legok Nangka: Tingkatkan Investor

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:21 WIB