Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:32 WIB
Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pasca bencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Penanganan serta Percepatan Pemulihan Pasca bencana Hidrometeorologi di Provinsi Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, (9/6/2026). (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, proses pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh terus menunjukkan perkembangan positif.

Tito menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi pemerintah, kondisi di berbagai wilayah terdampak saat ini telah jauh lebih baik dibandingkan saat bencana terjadi. Berbagai layanan dasar yang sempat terganggu kini telah kembali berjalan sehingga aktivitas masyarakat berangsur pulih.

"Tadi kita melakukan evaluasi, apa yang sudah dicapai selama masa tanggap darurat, transisi. Intinya kita sudah kembali ke normal. Tapi belum permanen, normalnya normal fungsional," katanya dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Penanganan serta Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi di Provinsi Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, (9/6/2026).

Menurut Tito, pemulihan tersebut terlihat dari berbagai indikator, mulai dari sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, hingga layanan dasar masyarakat. Di sektor pemerintahan, sebagian besar fasilitas pemerintahan telah kembali berfungsi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya. Sementara itu, fasilitas kesehatan di wilayah terdampak juga telah kembali beroperasi untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Di bidang pendidikan, kegiatan belajar mengajar pada mayoritas sekolah terdampak telah kembali berlangsung. Meski demikian, Tito mengakui masih terdapat sejumlah sekolah yang memerlukan penanganan lebih lanjut akibat kerusakan bangunan maupun kondisi lokasi yang masih rawan bencana. Pemerintah terus berupaya mempercepat rehabilitasi sarana pendidikan agar proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal.

"Namun sekali lagi, ada yang belum ideal, misalnya sekolah ya. Ada yang masih di tenda beberapa, ada yang masih darurat, tempat darurat. Ada yang numpang di sekolah lain, meskipun sebagian besar sudah kembali ke sekolah asal," ujarnya.

Kemajuan pemulihan juga terlihat pada sektor infrastruktur. Sebagian besar akses jalan dan jembatan telah kembali dapat digunakan sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi barang dapat berlangsung normal. Kendati demikian, pemerintah masih terus mengupayakan perbaikan pada sejumlah ruas jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan cukup berat akibat bencana.

Di sektor ekonomi, aktivitas perdagangan di pasar, warung, kedai, dan usaha masyarakat lainnya juga menunjukkan tren pemulihan yang baik. Berbagai pasar yang terdampak telah kembali beroperasi sehingga roda perekonomian masyarakat dapat bergerak kembali.

Selain itu, layanan dasar seperti pasokan bahan bakar, listrik, dan telekomunikasi juga telah kembali berfungsi. Tito menilai capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa kehidupan masyarakat di wilayah terdampak semakin pulih dan kembali normal.

baca juga

"Artinya pergerakan orang, barang, berjalan baik, listrik juga oke, SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) berjalan operasional, internet juga jalan. Kemudian logistik juga enggak kekurangan," terangnya.

Meski demikian, Tito menegaskan, pemerintah tidak akan berhenti pada capaian yang telah diraih saat ini. Berbagai pekerjaan lanjutan, terutama yang berkaitan dengan rehabilitasi infrastruktur, penanganan sungai dan daerah rawan banjir, serta pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak akan terus dipercepat. Langkah ini dilakukan melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Terlepas dari, kita sudah bisa mengembalikan kepada fungsi yang normal, kehidupan masyarakat ya, tapi kan masih banyak persoalan yang belum diselesaikan. Masalah perumahan, masalah pendidikan, masalah rumah, madrasah, jalan, jembatan, sawah, kemudian tambak, dan lain-lain. Yang perlu kita perbaiki, direhab, rekonstruksi, bila perlu lebih baik lagi," tandasnya.

Rakor ini turut dihadiri oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kepala Posko Nasional Satgas PRR Wilayah Sumatera Wahyu Bintono, Kepala Posko Satgas PRR Wilayah Aceh sekaligus Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Safrizal ZA, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jarwansyah, serta para bupati/wali kota se-Provinsi Aceh dan perwakilan dari kementerian/lembaga terkait.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh

Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:51 WIB

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:32 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:39 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×