Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
Serangan balasan militer Amerika Serikat menghantam infrastruktur strategis Iran di sepanjang Selat Hormuz. (Antara)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat meluncurkan serangan udara balasan ke Iran selatan setelah helikopter mereka ditembak jatuh.

  • Rudal Washington menghantam kota-kota strategis di Selat Hormuz dan menghancurkan tangki air bersih.

  • Menlu Iran mengancam akan membalas, sementara Ketua DPR AS menyebut serangan itu proporsional.

Suara.com - Perang di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah militer Amerika Serikat meluncurkan rentetan serangan udara ke wilayah selatan Iran. Langkah ofensif ini merupakan tindakan balasan langsung Washington atas jatuhnya helikopter mereka oleh pasukan Tehran.

Kawasan pesisir strategis di dekat Selat Hormuz kini menjadi zona pertempuran paling rawan. Gelombang ledakan dilaporkan menghancurkan sejumlah titik di Jask dan Kouhe Mobarakeh.

Dalam laporan Live CNBC, serangan gelombang kedua yang mendarat di kota Jask melumpuhkan beberapa fasilitas penting. Guncangan hebat juga dilaporkan terjadi berulang kali di Pulau Qeshm serta Bandar Abbas.

Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]

Kantor berita Mehr melaporkan situasi mencekam di lapangan melalui saluran komunikasi mereka.

"Suara ledakan terdengar di Pulau Qeshm beberapa kali. Sebelum ini, suara ledakan terdengar di Bandar Abbas, Sirik, dan Jask."

Hantaman proyektil tersebut memicu kerusakan parah pada fasilitas sipil masyarakat setempat. Dua waduk penampungan air di distrik Bemani dilaporkan hancur dan memutus pasokan air bersih warga.

Merespons agresi tersebut, jajaran petinggi diplomatik Iran langsung mengeluarkan ancaman balasan yang tidak kalah sengit. Pihak Tehran menegaskan bahwa aksi militer Amerika Serikat ini akan memicu konsekuensi yang sangat fatal.

Selat Hormuz (FOX)
Selat Hormuz (FOX)

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan perlawanan terbuka melalui akun media sosial resminya.

Abbas Araghchi menulis di X, "Meskipun kalah di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami. Angkatan Bersenjata Kami yang Perkasa tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa jawaban."

baca juga

Ia juga memperingatkan pasukan asing untuk segera mundur dari teritorial Timur Tengah demi keselamatan mereka.

Abbas Araghchi menambahkan, "Tinggalkan wilayah kami jika Anda ingin aman. Sejarah Teluk Persia memiliki banyak bab tentang nasib buruk orang luar yang menyusup."

Di sisi lain, keputusan penyerangan ini telah dikonfirmasi oleh otoritas tinggi legislatif di Washington. Parlemen Amerika Serikat mengklaim tindakan ini sudah diperhitungkan dengan matang untuk meredam kekuatan lawan.

Ketua DPR AS, Mike Johnson, mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima pemberitahuan resmi sebelum operasi militer tersebut dieksekusi.

Ia menyebut operasi udara ini sebagai tindakan yang "proporsional dan terbatas."

Politisi dari Partai Republik tersebut menyatakan serangan ditujukan untuk melumpuhkan aset tempur utama musuh.

Menurut Johnson, operasi tersebut dilakukan "terhadap agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan" dan merupakan "serangan tertarget ke situs radar, rudal, serta komando dan kendali mereka."

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz merupakan konflik menahun yang kerap mengancam stabilitas ekonomi global. Selat ini merupakan jalur logistik minyak paling vital di dunia yang menghubungkan produsen Timur Tengah dengan pasar internasional.

Insiden penembakan helikopter AS menjadi pemantik terbaru yang mengubah perang urat saraf menjadi kontak senjata terbuka. Pentagon memandang tindakan Iran sebagai ancaman langsung terhadap navigasi internasional, sementara Tehran menganggap kehadiran militer Barat sebagai pelanggaran kedaulatan wilayah mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

Trump Marah! Ancam Hentikan Dukungan Militer ke Israel Gegara Ulah Netanyahu

Trump Marah! Ancam Hentikan Dukungan Militer ke Israel Gegara Ulah Netanyahu

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:14 WIB

Iran Sindir AS-Israel: Pembuat Kekacauan akan Hancur Oleh Krisis Buatannya Sendiri!

Iran Sindir AS-Israel: Pembuat Kekacauan akan Hancur Oleh Krisis Buatannya Sendiri!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

×