Wamendagri Wiyagus: Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 10 Juni 2026 | 16:05 WIB
Wamendagri Wiyagus: Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global
Wamendagri Wiyagus saat membuka Temu Karya Nasional Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2026 di Kantor Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026). (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus meminta pemerintah daerah (Pemda) hingga pemerintah desa memperkuat ketahanan daerah di tengah ketidakpastian global melalui implementasi Asta Cita dan pembangunan berbasis desa. Menurutnya, berbagai dinamika geopolitik dan ekonomi dunia saat ini perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi ketahanan nasional hingga tingkat daerah.

"Tentunya kita mengharapkan agar seluruh pimpinan daerah, dari mulai provinsi, kabupaten, sampai ke tingkat desa, bisa benar-benar mengikuti dan memahami. Apakah ini memberikan implikasi ataupun kontribusi terhadap ketahanan nasional secara nasional, kemudian ketahanan daerah dari mulai tingkat provinsi, tingkat kabupaten, sampai ke tingkat desa," kata Wiyagus saat membuka Temu Karya Nasional Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2026 di Kantor Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026).

Wamendagri Wiyagus menegaskan, seluruh agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita memiliki keterkaitan erat dengan pemerintahan desa. (Dok: Kemendagri)
Wamendagri Wiyagus menegaskan, seluruh agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita memiliki keterkaitan erat dengan pemerintahan desa. (Dok: Kemendagri)

Ia menjelaskan, kondisi global yang diwarnai konflik geopolitik dan persaingan ekonomi antarnegara menuntut seluruh tingkatan pemerintahan untuk memperkuat ketahanan wilayah sesuai kewenangannya masing-masing. Hal ini termasuk di tingkat desa mengingat posisinya strategis lantaran menjadi fondasi pembangunan nasional.

Wiyagus menegaskan, seluruh agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita memiliki keterkaitan erat dengan pemerintahan desa. Karena itu, implementasi berbagai program prioritas pemerintah harus mampu menjangkau dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat desa.

"Tidak ada satu pun Asta Cita yang tidak terkait dengan pemerintahan desa. Kenapa? Karena semua berawal dari desa. Untuk itu sekali lagi saya mengingatkan, Asta Cita ini bukan hanya dihafalkan, bukan hanya dipahami, tetapi ini harus benar-benar dapat diimplementasikan, sehingga outcome-nya itu dirasakan oleh masyarakat kita di tingkat desa," tegasnya.

Menurut Wiyagus, keberhasilan pembangunan desa juga ditentukan oleh kemampuan Pemda dalam mengoptimalkan berbagai program strategis nasional sesuai dengan potensi masing-masing wilayah. Langkah tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia menilai Temu Karya Nasional menjadi forum penting untuk memperkuat kapasitas aparatur desa sekaligus meningkatkan kolaborasi antarpemerintah desa dari berbagai daerah di Indonesia.

"Ini forum yang sangat strategis bukan hanya untuk ajang koordinasi, kolaborasi, sinergi, tetapi juga menjadi ajang sharing knowledge dan sharing capacity masing-masing pemerintahan desa yang ada di seluruh Indonesia. Kita tidak perlu malu untuk belajar dari pemerintahan desa yang sudah berhasil kalau memang potensinya sama dengan pemerintahan desa yang ada di kabupaten kita," ujarnya.

Lebih lanjut, Wiyagus menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan integritas aparatur, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pembangunan desa. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar desa mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

baca juga

Ia juga menegaskan komitmen Kemendagri untuk terus memfasilitasi Pemda dalam mengakselerasi pembangunan, termasuk menjembatani koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di daerah.

Wiyagus berharap sinergi antara pemerintah pusat, Pemda, dan pemerintah desa terus diperkuat sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu memperkuat ketahanan nasional dari tingkat paling bawah.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Indonesia dan Pertamina Perkuat Kolaborasi Hadapi Geopolitik Demi Ketahanan Energi Nasional

Indonesia dan Pertamina Perkuat Kolaborasi Hadapi Geopolitik Demi Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:00 WIB

PT Pegadaian Perkuat Dominasi sebagai Bank Emas Indonesia Dukung Agenda Asta Cita Pemerintah

PT Pegadaian Perkuat Dominasi sebagai Bank Emas Indonesia Dukung Agenda Asta Cita Pemerintah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:16 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Di Balik Catatan BRI, Ini Alasan Segmen UMKM Tangguh Hadapi Gejolak Geopolitik Dunia

Di Balik Catatan BRI, Ini Alasan Segmen UMKM Tangguh Hadapi Gejolak Geopolitik Dunia

Bri | Kamis, 30 April 2026 | 17:47 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×