- Anak muda di Desa Suroteleng, Boyolali, menginisiasi kelompok Agro Lestari Muda sejak tahun 2024 untuk mengembangkan peternakan ramah lingkungan.
- Program Green Recovery Initiative oleh ChildFund dan YKSB berhasil mengubah peternakan tradisional menjadi model bisnis modern berbasis sirkular ekonomi.
- Inisiatif ini menciptakan lapangan kerja, mengelola limbah menjadi pupuk organik, serta menjadi pusat edukasi peternakan bagi masyarakat lokal.
Praktik baik ini juga merambah ke sektor edukasi. Siswa SMK jurusan peternakan kini rutin mengikuti pelatihan pengolahan urine domba menjadi pupuk organik cair menggunakan metode Jadam Microbial Solution (JMS). Bahkan, kandang Agro Lestari Muda kini bertransformasi menjadi laboratorium alam yang edukatif bagi anak-anak PAUD dan SD setempat.
Kolaborasi Lintas Sektor Menuju Hub Ekowisata
Keberhasilan gerakan hijau di lereng Merapi ini tidak lepas dari sinergi kuat antara komunitas lokal, Karangtaruna Desa Suroteleng, Dinas Peternakan Kabupaten Boyolali (Disnakkan), hingga Bapperida Boyolali. Dukungan dari pemda membuka akses yang lebih luas bagi peternak muda, mulai dari jaminan layanan kesehatan hewan melalui UPT Puskeswan hingga jejaring pasar yang lebih sehat.
Pemerintah Daerah melalui perwakilan Bapperida Boyolali, Bapak Arif, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena tujuannya langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat dan mendongkrak perekonomian lokal. Ke depan, sosialisasi kepada anak-anak muda perlu terus diperkuat karena peluang ekonominya sangat besar," jelasnya.
Langkah ini juga diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk membangun ekonomi desa yang tangguh, inklusif, sekaligus bersahabat dengan alam—menjadikan Boyolali sebagai pusat pembelajaran dan ekowisata berbasis peternakan berkelanjutan di masa depan.