DPRD DKI Minta RDF Rorotan dan Bantargebang Dioptimalkan Jelang Larangan Open Dumping

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 11 Juni 2026 | 08:50 WIB
DPRD DKI Minta RDF Rorotan dan Bantargebang Dioptimalkan Jelang Larangan Open Dumping
Ilustrasi pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pemprov DKI Jakarta wajib mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah sebelum target penghentian praktik open dumping pada Agustus 2026 mendatang.
  • Kapasitas TPST Bantargebang yang terbatas menyebabkan perlambatan pengangkutan sampah sehingga efisiensi pengolahan di tingkat hulu hingga hilir mendesak dilakukan.
  • Komisi D DPRD DKI Jakarta mendorong keterlibatan swasta, inovator muda, serta digitalisasi data untuk memperkuat infrastruktur dan sistem pengelolaan sampah.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berpacu dengan waktu untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah menjelang penghentian praktik open dumping yang ditargetkan berlaku pada Agustus 2026. Di tengah keterbatasan kapasitas tempat pemrosesan akhir, sejumlah fasilitas pengolahan sampah dinilai perlu segera dioptimalkan.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan fasilitas yang sudah tersedia seperti Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, RDF Bantargebang, serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) harus dimaksimalkan untuk mengurangi beban sampah yang masuk ke TPST Bantargebang.

Menurut Yuke, kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang saat ini semakin terbatas. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya ritase pengangkutan sampah dari berbagai wilayah di Jakarta.

“Sehingga di sejumlah wilayah, proses pengangkutan menjadi lebih lambat,” kata Yuke, Rabu (10/6).

Padahal, Jakarta hanya memiliki waktu beberapa pekan untuk memenuhi target penghentian open dumping. Ke depan, sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir harus terlebih dahulu diolah sehingga yang tersisa hanyalah residu.

Di sisi lain, RDF Rorotan yang dirancang mampu mengolah hingga 2.500 ton sampah per hari disebut masih beroperasi di bawah kapasitas idealnya.

Karena itu, Yuke menilai penyelesaian persoalan sampah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengelolaan di hilir. Menurutnya, upaya pengurangan sampah dari sumber dan penguatan sistem pengelolaan di tingkat menengah juga harus berjalan secara bersamaan.

“Persoalan sampah sudah menjadi pekerjaan rumah dari periode ke periode. Karena itu, penyelesaiannya tidak bisa hanya mengandalkan hilir. Hulu dan tengahnya juga harus diselesaikan melalui gerakan yang lebih masif dan terukur,” ujarnya.

Komisi D DPRD DKI juga mendorong keterlibatan sektor swasta, pemanfaatan teknologi, serta digitalisasi data pengelolaan sampah hingga tingkat RW. Langkah tersebut dinilai penting agar kebutuhan armada pengangkut maupun fasilitas pengolahan dapat dihitung secara lebih akurat.

Yuke menambahkan Jakarta memiliki banyak inovator muda yang bergerak di bidang pengelolaan sampah dan perlu diberi ruang untuk berkontribusi dalam penyelesaian persoalan tersebut.

“Jakarta memiliki banyak inovator muda di bidang pengolahan sampah. Potensi seperti ini harus diberikan ruang karena bisa menjadi bagian dari solusi,” katanya.

Terkait rencana penerapan retribusi persampahan yang tengah disiapkan Pemprov DKI Jakarta, Yuke menegaskan kebijakan tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan serta kesiapan infrastruktur yang memadai.

“Ketika pelayanan sudah baik, masyarakat akan lebih mudah menerima kebijakan tersebut,” ujarnya. “Syarat utamanya adalah kesiapan infrastruktur.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyelamatkan Bumi Tanpa Menunggu Pahlawan: 'Less Waste' dari Diri Sendiri

Menyelamatkan Bumi Tanpa Menunggu Pahlawan: 'Less Waste' dari Diri Sendiri

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:08 WIB

Sampah Plastik Dibakar untuk Memasak: Solusi Murah atau Ancaman Diam-Diam?

Sampah Plastik Dibakar untuk Memasak: Solusi Murah atau Ancaman Diam-Diam?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:25 WIB

Paket Datang, Bahaya Tak Terbilang: Sisi Gelap Sampah Belanja Online

Paket Datang, Bahaya Tak Terbilang: Sisi Gelap Sampah Belanja Online

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza

Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:48 WIB

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:05 WIB

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:32 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:20 WIB

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB