BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 15 Juni 2026 | 13:17 WIB
BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka
Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp370,4 miliar untuk mendukung program operasional serta pembinaan ideologi Pancasila. (tangkap layar)
  • Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp370,4 miliar untuk mendukung program operasional serta pembinaan ideologi Pancasila.
  • Usulan tambahan disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026.
  • BPIP memerlukan dana tambahan Rp343 miliar untuk membangun pusat diklat bagi para pejabat negara dan pemusatan latihan Paskibraka.

Suara.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menilai pagu indikatif tahun anggaran 2027 sebesar Rp141 miliar masih jauh dari kebutuhan ideal untuk menjalankan program penguatan ideologi di tanah air. Terkait hal tersebut, Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp370,4 miliar serta anggaran khusus pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan (Diklat) sebesar Rp343 miliar. 

Hal itu disampaikan Yudian dalam Rapat Kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). 

Yudian memaparkan bahwa berdasarkan surat bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan, BPIP memperoleh pagu indikatif tahun 2027 sebesar Rp141.069.079.000. Namun, mayoritas dana tersebut terserap untuk urusan operasional internal. 

"Pagu indikatif tersebut hanya dialokasikan untuk belanja pegawai sebesar Rp88,1 miliar, operasional dan pemeliharaan kantor Rp42,8 miliar, serta program Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang hanya tersisa Rp10 miliar, itu pun untuk kegiatan Paskibraka," ujar Yudian di hadapan pimpinan dan anggota Komisi XIII. 

Mengingat keterbatasan tersebut, Yudian menyatakan telah bersurat kepada Ketua Komisi XIII DPR RI, Menteri Keuangan, dan Kepala Bappenas untuk memohon tambahan anggaran sebesar Rp370.457.677.928. 

Tambahan tersebut rencananya akan dialokasikan ke dalam dua kategori besar: 

Program Dukungan Manajemen (Rp131,1 Miliar): Meliputi peningkatan SDM, manajemen aset, pengawasan, reformasi birokrasi, serta teknologi informasi. 

Program PIP (Rp239,3 Miliar): Meliputi sosialisasi pengarusutamaan Pancasila, penyelarasan regulasi agar selaras dengan nilai Pancasila, standarisasi materi PIP, hingga sertifikasi pengajar diklat. 

Selain tambahan anggaran operasional dan program, Kepala BPIP juga mengungkapkan kebutuhan mendesak akan sarana fisik berupa Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila. 

"Saat ini kami memiliki kebutuhan untuk tempat pelaksanaan diklat PIP. Kami mengusulkan pengadaan sarana dan prasarana pusat diklat dengan kebutuhan lahan sekitar 7 hektar," jelasnya. 

Proyek yang diperkirakan menelan biaya Rp343 miliar ini diproyeksikan menjadi pusat pelatihan bagi 20.767 pejabat pimpinan tinggi (pratama dan madya) dari seluruh Indonesia. 

Selain itu, fasilitas ini juga akan digunakan sebagai tempat pemusatan latihan calon Paskibraka tingkat pusat yang membutuhkan lapangan dan ruang diklat yang memadai. 

"Kami sampaikan usulan ini dengan penuh kerendahan hati untuk mendukung penguatan pelembagaan Pancasila dan pengukuran indeks aktualisasi Pancasila di masa depan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Download Naskah Pidato Kepala BPIP untuk Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Link Download Naskah Pidato Kepala BPIP untuk Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:18 WIB

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

Link Download PDF Buku Teks Pedoman Pancasila untuk Calon Paskibraka 2026, Resmi dari BPIP

Link Download PDF Buku Teks Pedoman Pancasila untuk Calon Paskibraka 2026, Resmi dari BPIP

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:03 WIB

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:54 WIB

Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna

Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:42 WIB

Tiba di Istana Merdeka, Dua Kali Mata Presiden Jerman Frank-Walter Terpukau Tarian Tradisional

Tiba di Istana Merdeka, Dua Kali Mata Presiden Jerman Frank-Walter Terpukau Tarian Tradisional

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:42 WIB

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS

Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:26 WIB

Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian

Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:25 WIB

Kejagung Belum Berencana Geledah Rumah Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Kejagung Belum Berencana Geledah Rumah Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:23 WIB

Buntut Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Gandeng BPKP Audit Pengadaan di BGN

Buntut Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Gandeng BPKP Audit Pengadaan di BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:17 WIB