- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco dan Saan Mustopa menemui ratusan mahasiswa di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
- Pimpinan DPR berjanji menyampaikan aspirasi mahasiswa terkait isu energi dan program makan bergizi kepada menteri terkait.
- Saan Mustopa memastikan akan membantu penyelesaian status hukum bagi belasan mahasiswa dari Universitas Trisakti dan Mercu Buana.
Kabar Baik Bagi Mahasiswa Trisakti dan Mercu Buana
Selain persoalan kebijakan makro, isu perlindungan terhadap aktivis mahasiswa menjadi poin krusial dalam audiensi tersebut.
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa membawa kabar yang sangat dinantikan terkait nasib rekan-rekan mereka yang terjerat masalah hukum dalam aksi-aksi sebelumnya.
Saan mengungkapkan, DPR telah menjalin komunikasi intensif dengan pihak kepolisian mengenai status hukum 16 mahasiswa Universitas Trisakti.
Kabar ini menjadi angin segar bagi gerakan mahasiswa yang menuntut keadilan bagi rekan mereka.
"Statusnya tersangka tapi belum diproses. Tadi sudah berkomunikasi, dan akan dilanjutkan sampai minggu depan. Insya Allah status tersangka 16 kawan mahasiswa itu dicabut," kata Saan.
Tak hanya itu, Saan juga menginformasikan mengenai dua mahasiswa Universitas Mercu Buana yang sempat diamankan polisi karena membawa bensin saat menuju lokasi aksi.
Ia memastikan proses pembebasan akan dilakukan segera setelah massa membubarkan diri secara tertib.
"Begitu demonstrasi ini bubar malam ini, akan langsung bebas lepas," kata dia.
Dialog Langsung Terkait BBM dan Program Makan Bergizi
Di sisi teknis kebijakan, Saan menjelaskan bahwa DPR telah memfasilitasi komunikasi langsung via telepon antara perwakilan mahasiswa dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) saat audiensi di dalam gedung tadi.
Hal ini berkaitan dengan kritik mahasiswa terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap memerlukan evaluasi anggaran agar lebih efisien.
"Tadi sudah ditelepon langsung. Tapi kalau masih ada yang akan disampaikan, DPR nanti akan memfasilitasi mahasiswa berdialog secara langsung," kata dia.
Terkait isu kelangkaan BBM bersubsidi yang mencekik masyarakat di berbagai daerah, Saan mengonfirmasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memberikan respons cepat setelah dihubungi oleh pihak parlemen.
"Sudah langsung ditelepon Menteri ESDM. Sudah komunikasi langsung. Dia komitmen diselesaikan secara cepat." kata Saan.