Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago. (ANTARA)
baca 10 detik
  • PKB mendesak PDIP memperjelas posisi politiknya agar tidak bersikap abu-abu terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada Juni 2026.
  • Arifki Chaniago menilai fleksibilitas politik PDIP memberikan keuntungan strategis karena partai dapat menjaga jarak sekaligus berkomunikasi dengan pemerintah.
  • Posisi tersebut meningkatkan daya tawar politik PDIP serta memicu kekhawatiran partai koalisi pemerintah terhadap perubahan peta politik nasional.

Suara.com - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia Arifki Chaniago menilai desakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperjelas posisinya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak lepas dari kalkulasi politik menuju Pemilu 2029.

Menurut Arifki, selama ini PDIP berada dalam posisi yang relatif menguntungkan. Di satu sisi, partai berlambang banteng itu dapat mengkritik pemerintah ketika muncul kebijakan yang menuai penolakan publik. Namun di sisi lain, komunikasi politik PDIP dengan pemerintah tetap terjaga.

"Posisi seperti ini membuat PDIP memiliki ruang gerak politik yang lebih fleksibel dibandingkan partai-partai yang sudah berada di dalam kabinet," kata Arifki dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Ia menilai fleksibilitas tersebut memberi keuntungan politik bagi PDIP.

"Ketika ada kebijakan yang tidak populer, PDIP bisa mengambil jarak, tetapi ketika ada momentum politik yang menguntungkan, PDIP tetap memiliki akses komunikasi dengan pemerintah," ujarnya.

Arifki mengatakan kondisi tersebut berpotensi membuat PDIP menyerap sebagian ceruk pemilih yang kritis terhadap pemerintah. Sementara itu, partai-partai yang berada di dalam koalisi harus ikut menanggung konsekuensi politik atas setiap kebijakan pemerintah.

Semakin lama PDIP mempertahankan posisi politik yang fleksibel, kata Arifki, semakin besar pula nilai tawar partai tersebut dalam dinamika politik nasional.

"Posisi tawar PDIP berpotensi semakin mahal karena tetap menjadi faktor yang diperhitungkan baik oleh pemerintah maupun partai-partai koalisi. Situasi ini tentu membuat partai-partai yang sudah berada di dalam pemerintahan harus terus menghitung berbagai kemungkinan perubahan peta politik ke depan," tuturnya.

Karena itu, Arifki menilai pernyataan PKB bukan sekadar meminta kejelasan sikap politik PDIP. Menurutnya, pernyataan tersebut juga mencerminkan kekhawatiran sebagian partai koalisi terhadap meningkatnya daya tawar politik PDIP yang berada di luar pemerintahan, tetapi tetap memiliki akses dan pengaruh dalam dinamika politik nasional.

baca juga

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid meminta PDIP mengambil sikap yang tegas terkait posisinya, apakah akan bergabung dengan pemerintahan atau menjadi oposisi.

"Kalau memang ingin berada di luar pemerintahan, silakan. Tetapi jangan bersikap abu-abu. Itu yang saya maksud," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:40 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin

Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade

Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya

Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP

Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026

Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:43 WIB

×