Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:40 WIB
Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, M. Sarmuji. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Sekjen Golkar M. Sarmuji menghormati posisi politik PDIP yang menyatakan diri sebagai penyeimbang di luar pemerintahan saat ini.
  • Masyarakat akan menilai efektivitas peran penyeimbang tersebut karena PDIP tidak bergabung dalam jajaran kabinet pemerintahan saat ini.
  • Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid mendesak PDIP memberikan kepastian posisi politik agar dinamika nasional menjadi lebih transparan bagi publik.

Suara.com - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, menanggapi sorotan terhadap arah politik PDI Perjuangan (PDIP) yang dinilai sejumlah pihak masih belum jelas dalam menyikapi pemerintahan saat ini.

Menurut Sarmuji, Partai Golkar menghormati sepenuhnya posisi politik yang dipilih PDIP. Berdasarkan pernyataan sejumlah tokoh partai berlambang banteng moncong putih tersebut, PDIP saat ini menempatkan diri sebagai "penyeimbang" di luar pemerintahan.

"Terserah PDIP saja. Tapi kalau membaca komentar beberapa tokoh PDIP, mereka berposisi sebagai penyeimbang. Kami menghormati posisi PDIP sebagai penyeimbang tersebut," ujar Sarmuji kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).

Meski demikian, Sarmuji menilai efektivitas peran sebagai penyeimbang masih harus dibuktikan dalam praktik politik.

Ia mengakui PDIP memang tidak bergabung dalam pemerintahan. Namun, menurutnya, masyarakat yang nantinya akan menilai sejauh mana fungsi penyeimbang tersebut benar-benar dijalankan.

"Yang jelas sampai sekarang PDIP tidak masuk di pemerintahan. Kalau praktik penyeimbang itu soal lain. Selama ini entah apa yang diseimbangkan? Nanti rakyat yang menilai," kata anggota Komisi VI DPR RI itu.

Saat ditanya apakah Golkar melihat sikap PDIP lebih dekat dengan pemerintah atau justru oposisi, Sarmuji enggan memberikan penilaian lebih jauh.

Menurutnya, istilah "penyeimbang" yang selama ini digunakan PDIP sudah cukup menggambarkan posisi politik partai tersebut.

"Istilah penyeimbang saja sebenarnya sudah bisa dibaca bagi yang mau membaca. Tidak perlu memaksa supaya jelas. Kita hormati saja," ujarnya.

baca juga

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid mempertanyakan kejelasan posisi politik PDIP setelah muncul tudingan dari BEM Bersatu terkait kehadiran Andi Widjajanto di lokasi demonstrasi mahasiswa yang menolak sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Jazilul, status PDIP sebagai "partai penyeimbang" masih terkesan abu-abu sehingga membingungkan publik.

"Belum (jelas), karena selama ini memang ada kesan gitu, di sana dan di sini, belum tegas posisinya. Menyeimbangkan kayak apa, itu nggak paham," ujar Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menanggapi penjelasan PDIP bahwa kehadiran Andi Widjajanto tidak mewakili sikap resmi partai, Jazilul menegaskan dirinya tidak ingin mencampuri urusan internal PDIP.

Meski begitu, ia menilai ketegasan sikap politik jauh lebih penting daripada pernyataan yang tidak sejalan dengan tindakan.

"Ya tentu itu kita tidak ikut pada urusan rumah tangga PDIP, ya. Tetap apa pun posisi kerja sama tentu ada. Namun, sikap yang tegas lebih kita hargai daripada bilang A yang dikerjakan B," tegasnya.

Jazilul berharap PDIP segera memberikan kepastian mengenai posisi politiknya agar dinamika politik nasional dan jalannya pemerintahan dapat berlangsung secara lebih transparan dan terukur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:28 WIB

PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?

PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:02 WIB

Terkini

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

News | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Suka Tian Xiwei di Where the Mask Ends? Ini 5 Drama Kolosalnya!

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

Bagaimana Cara agar Baju Hitam Tidak Cepat Pudar? Ini Tips Ampuh dari Ahli

Bagaimana Cara agar Baju Hitam Tidak Cepat Pudar? Ini Tips Ampuh dari Ahli

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:50 WIB

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

BUMI Meroket 7%, Saham-saham Ini Jadi Motor Penggerak IHSG Sesi I

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Misteri Selisih 8 Boks di Toko Online, Senjata Baru dr Richard Lee Lolos dari Jeratan Hukum

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 13:47 WIB

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

Penipuan Catut Nama Pejabat Marak di Jakarta, Undangan Palsu hingga Phishing Jadi Modus

News | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU

Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 13:43 WIB

5 Varian Serum Garnier dan Perbedaannya, Ada untuk Peeling hingga Skin Barrier

5 Varian Serum Garnier dan Perbedaannya, Ada untuk Peeling hingga Skin Barrier

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 13:41 WIB

Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen

Proyek Stadion Sudiang Masuk Tahap Paling Krusial, Pembangunan Sudah 25 Persen

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 13:37 WIB

×