Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Kamis, 18 Juni 2026 | 14:47 WIB
Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi
Ketegangan mewarnai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Perempuan Indonesia (API). (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Aliansi Perempuan Indonesia berunjuk rasa di Jakarta Pusat menuntut penurunan harga pokok dan menolak program Makan Bergizi Gratis.
  • Terjadi aksi saling dorong antara massa dengan polisi wanita karena petugas mengalihkan rute aksi menuju kawasan Monumen Nasional.
  • Kepolisian menyatakan pengalihan rute dilakukan demi menjaga keselamatan peserta aksi serta kelancaran arus lalu lintas di Jakarta Pusat.

Suara.com - Ketegangan mewarnai aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Perempuan Indonesia (API) di kawasan Jakarta Pusat. Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan penurunan harga bahan pokok serta penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa itu menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Salah satu unggahan berasal dari akun Instagram @perempuanmahardika.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah peserta aksi yang merupakan perempuan terlibat aksi saling dorong dengan polisi wanita (Polwan) yang berjaga. Ketegangan terjadi setelah massa tidak diperkenankan menggelar aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Kepolisian menghadang aksi Aliansi Perempuan Indonesia agar tidak mencapai Bundaran Hotel Indonesia," demikian keterangan dalam unggahan video tersebut, dikutip Kamis (18/6/2026).

Menanggapi video yang viral, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membantah anggapan bahwa polisi menghalangi aksi demonstrasi.

Ia menegaskan, petugas hanya melakukan pengawalan terhadap massa yang hendak menggelar aksi di kawasan Monumen Nasional (Monas).

"Kami pihak kepolisian tidak pernah menghalangi masyarakat untuk menyampaikan pendapat," kata Braiel kepada Suara.com, Kamis.

Braiel menjelaskan, massa aksi mulai bergerak dari kawasan Stasiun Dukuh Atas sekitar pukul 10.00 WIB. Mengingat kondisi lalu lintas pada pagi hari cukup padat, petugas kemudian melakukan pengawalan dan mengarahkan peserta aksi melalui jalur alternatif.

Menurutnya, pengalihan rute dilakukan demi menjaga keselamatan peserta aksi maupun pengguna jalan lainnya.

baca juga

"Itu semata-mata untuk kepentingan masyarakat yang melaksanakan aksi, dan masyarakat pengguna jalan lainnya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!

'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:37 WIB

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 09:14 WIB

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:10 WIB

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:07 WIB

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:03 WIB

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:00 WIB

×