Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Muhamad Yasir, Faqih Fathurrahman

Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
Seorang warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan, Sirqjiddin (39), menjadi korban penipuan sopir taksi gelap saat hendak melanjutkan perjalanan menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). [istimewa]
baca 10 detik
  • Seorang WNA asal Uzbekistan menjadi korban penipuan sopir taksi gelap saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (19/6/2026).
  • Korban kehilangan uang Rp1,4 juta setelah dibawa ke terminal bayangan di Kalideres oleh pengemudi taksi gelap tersebut.
  • Polsek Kalideres membantu mengembalikan uang korban dan memastikan ia melanjutkan perjalanan ke Lombok melalui terminal resmi.

Suara.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan, Sirqjiddin (39), menjadi korban penipuan oleh sopir taksi gelap saat hendak melanjutkan perjalanan menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peristiwa itu terjadi tak lama setelah Sirqjiddin mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat dini hari (19/6/2026). Ia datang ke Indonesia untuk berlibur ke Pulau Lombok dan berencana melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.

Namun niat tersebut berubah menjadi pengalaman buruk. Saat mencari transportasi menuju terminal, ia justru dihampiri seorang pengemudi taksi gelap yang menawarkan jasa perjalanan.

Alih-alih diantar ke terminal resmi, Sirqjiddin justru dibawa ke sebuah “terminal bayangan” di kawasan Jalan Kayu Besar, Kalideres, Jakarta Barat.

Di lokasi tersebut, ia kemudian membeli tiket bus dengan harga Rp1,2 juta serta membayar biaya transportasi tambahan sebesar Rp200 ribu. Total Rp1,4 juta pun berpindah tangan.

Sopir taksi gelap itu bahkan sempat menjanjikan akan menjemputnya kembali di hotel tempat ia menginap untuk diantar ke titik keberangkatan bus. Namun janji itu tidak pernah ditepati.

Setelah menunggu cukup lama tanpa kejelasan, Sirqjiddin merasa kebingungan dan terdampar di negara asing tanpa arah. Ia kemudian memutuskan mendatangi Polsek Kalideres untuk meminta bantuan.

Menerima laporan tersebut, Tim Buser Reskrim Polsek Kalideres segera bergerak ke lokasi yang disebut sebagai terminal bayangan itu.

“Petugas kemudian mempertemukan Sirqjiddin dengan pemilik loket bus tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).

baca juga

Hasilnya, uang korban sebesar Rp1,4 juta dikembalikan secara utuh.

Tak hanya itu, polisi juga mengawal langsung Sirqjiddin ke Terminal Kalideres agar ia bisa melanjutkan perjalanan ke Lombok melalui jalur resmi dengan harga yang sesuai ketentuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui

News | Senin, 22 Juni 2026 | 11:48 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×