Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Bangun Santoso, Tiara Rosana

Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
Konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026), yang dihadiri Auriga Nusantara, Greenpeace Indonesia, Save Our Borneo dan LinkAR Borneo menyoroti langkah APRIL Group. (Suara.com/Tiara Rosana)
baca 10 detik
  • Organisasi masyarakat sipil menyoroti langkah APRIL Group yang menunjuk PT IFP dan PT Mayawana Persada sebagai pemasok kayu baru.
  • Kedua perusahaan pemasok tersebut diduga memiliki rekam jejak buruk terkait aktivitas deforestasi dan konflik lingkungan di wilayah operasionalnya.
  • APRIL Group dikritik karena mengubah kebijakan batas waktu deforestasi dari tahun 2015 menjadi akhir tahun 2020 dalam kebijakan internalnya.

Suara.com - APRIL Group menjadi sorotan sejumlah organisasi masyarakat sipil setelah menunjuk dua perusahaan, PT Industrial Forest Plantation (IFP) dan PT Mayawana Persada, sebagai pemasok baru bahan baku kayu.

Kedua perusahaan itu disebut memiliki rekam jejak deforestasi dan konflik lingkungan di lapangan.

Sorotan tersebut mengemuka dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026), yang dihadiri Auriga Nusantara, Greenpeace Indonesia, Save Our Borneo, dan LinkAR Borneo.

Staf Komunikasi dan Advokasi Auriga Nusantara, Vicky Soerjono, mempertanyakan keputusan APRIL yang beriringan dengan perubahan kebijakan internal perusahaan terkait batas waktu deforestasi atau cut-off date.

Kok ada perubahan cut-off date, kemudian ada peninjauan kembali komitmen keberlanjutan, lalu ada masuknya dua perusahaan yang memang memiliki rekam jejak deforestasi,” kata Vicky.

APRIL diketahui mengubah batas waktu deforestasi dalam kebijakan Sustainable Forest Management Policy (SFMP) dari tahun 2015 menjadi 31 Desember 2020.

Perubahan ini dikritik karena dinilai memperluas ruang masuknya pemasok yang sebelumnya tidak memenuhi standar.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Refki Saputra, menilai perubahan tersebut membuka celah dalam rantai pasok perusahaan.

“Ketika itu diperpanjang, artinya mereka mempunyai ruang yang lebih panjang juga untuk mendapatkan kayu dari lahan-lahan yang sudah terdeforestasi sampai 2020,” terangnya.

baca juga

Selain itu, Greenpeace juga kembali menyoroti dugaan adanya keterhubungan sejumlah perusahaan dalam lingkaran bisnis Royal Golden Eagle (RGE), kelompok usaha yang dikaitkan dengan keluarga Sukanto Tanoto, orang terkaya nomor satu di Indonesia saat ini.

Dalam laporan sebelumnya, Greenpeace menyebut adanya pola “common control” melalui kesamaan manajemen, operasional, hingga keterkaitan keuangan di sejumlah entitas bisnis yang berada dalam ekosistem RGE.

“Tidak bisa ditunjuk secara legal kepemilikan langsung, tetapi ada pengendalian manajemen, operasional, dan keuangan,” kata Refki.

Sukanto Tanoto sendiri kembali disebut dalam konteks latar belakang grup usaha RGE. Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index per Juni 2026, ia tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sekitar US$24,9 miliar atau setara Rp443 triliun.

Hingga kini, APRIL belum memberikan tanggapan resmi atas kritik yang disampaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesadaran Lingkungan Meningkat, Generasi Muda Mulai Ubah Cara Belanja dan Gaya Hidup

Kesadaran Lingkungan Meningkat, Generasi Muda Mulai Ubah Cara Belanja dan Gaya Hidup

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Eco Parenting, Cara Sederhana Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Anak

Eco Parenting, Cara Sederhana Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Anak

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:21 WIB

Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan

Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:42 WIB

Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?

Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:15 WIB

Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?

Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:14 WIB

Sekretariat DPRD DKI Jakarta Sosialisasi Pilah Sampah

Sekretariat DPRD DKI Jakarta Sosialisasi Pilah Sampah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:14 WIB

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:36 WIB

Terkini

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 08:52 WIB

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:40 WIB

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:36 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

×