Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
Viral video perwakilan BEM UBK diinterogasi massa usai dugaan temuan terima uang setelah bertemu Wapres [Ist]
baca 10 detik
  • Petinggi BEM UBK membagikan uang suap sebesar Rp 20.000.000 kepada tujuh orang dalam forum mahasiswa pada 22 Juni 2026.
  • Muhammad Abdimaludin menerima bagian terbesar dan mendistribusikannya kepada pengurus BEM FH, BEM FE, serta dua senior organisasi HMI.
  • Mahasiswa menuntut lima pengurus BEM yang terlibat mundur dari jabatannya setelah adanya pengakuan terbuka mengenai penerimaan aliran dana tersebut.

Suara.com - Total uang sebesar Rp 20.000.000 yang diterima para petinggi BEM Universitas Bung Karno (UBK) telah dibagi-bagikan kepada tujuh orang, sebagaimana terungkap dalam forum mahasiswa pada Senin (22/6/2026).

Ketua BEM Fakultas Hukum (FH), Muhammad Abdimaludin, menjadi penerima terbesar dengan porsi Rp 6.000.000 dari total dana yang mengalir.

Abdi kemudian mendistribusikan sebagian uang tersebut kepada jajaran BEM FH dan BEM Fakultas Ekonomi (FE), serta kepada dua seniornya di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

"Dalam forum itu, Abdi menjelaskan bahwa uang tersebut dibagikan kepada Wakil Ketua BEM FH, Rafly Maulana Akbar, Ketua BEM FE Pujiono, dan Wakil Ketua BEM FE Rafi Bastian," tutur Na'ilah Panrita Hartono, mahasiswa FH UBK, Selasa (23/6/2026).

Selain kepada pengurus BEM, aliran dana itu juga menyentuh dua senior Abdi di HMI bernama Amiruddin Emon dan Syafruddin Eno, masing-masing menerima Rp 2.500.000.

Rincian lengkap tujuh penerima dana suap senilai Rp 20.000.000 tersebut adalah Muhammad Abdimaludin (Rp 6.000.000), Rafly Maulana Akbar (Rp 2.500.000), Mubarak Tuasamu (Rp 2.500.000), Amiruddin Emon (Rp 2.500.000), Syafruddin Eno (Rp 2.500.000), Pujiono (Rp 2.000.000), dan Muhammad Rafli Bastian (Rp 2.000.000).

Perihal sumber uang tersebut masih menjadi tanda tanya, sebab Abdi sempat mengubah keterangannya di tengah forum.

"Pada awal forum, terdapat percakapan antara Abdi dan salah satu senior HMI Jakarta Pusat Utara bernama Raja Oloan Rambi," ungkap Na'ilah.

"Dalam percakapan itu disebutkan bahwa Raja Oloan Rambi mengakui memberikan sejumlah uang kepada Abdi untuk memindahkan titik aksi," lanjutnya.

baca juga

Namun di penghujung forum, Abdi berbalik menyatakan bahwa uang itu justru berasal dari seorang polisi bernama A'an tanpa penjelasan lebih lanjut mengenai identitas lengkap sosok tersebut.

Empat dari tujuh penerima uang, yakni Abdi, Pujiono, Rafli Bastian, dan Mubarak Tuasamu, akhirnya mengakui secara terbuka di hadapan mahasiswa dan pihak kampus bahwa mereka memang menerima dana tersebut.

Atas perbuatan mereka, mahasiswa mengajukan delapan tuntutan kepada rektorat, di antaranya mendesak kelima pengurus BEM yang terlibat untuk mundur dari seluruh jabatan internal kampus, membuat video pengakuan penerimaan suap, dan membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Universitas Bung Karno Ada di Mana? Ini Lokasi dan Akreditasinya

Universitas Bung Karno Ada di Mana? Ini Lokasi dan Akreditasinya

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:03 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'

Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran

Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:01 WIB

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Terkini

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:32 WIB

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:30 WIB

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:27 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB