Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

Fabiola Febrinastri

Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua
Foto bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Bima Arya Sugiarto, Akhmad Wiyagus, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, serta para kepala daerah penerima penghargaan dalam acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026). (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi di Tanah Papua. Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas capaian kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan Papua menjadi regional terakhir yang menerima penghargaan. Sebelumnya, Kemendagri telah memberikan penghargaan kepada lima regional lain, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara, Jawa-Bali, dan Sulawesi.

"Dulu kita memberikannya tingkat nasional. Ketika nasional yang bertanding yang menang tuh daerah-daerah yang kuat [kapasitas fiskalnya] … Oleh karena itulah kemudian kita membuat pertandingan ini menjadi enam region," ujar Tito pada acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026).

Tito menjelaskan pembagian regional dilakukan berdasarkan hasil evaluasi agar penghargaan tidak didominasi daerah dengan kapasitas fiskal yang lebih kuat.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada perwakilan pemerintah daerah dalam acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026). (Dok: Kemendagri)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada perwakilan pemerintah daerah dalam acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026). (Dok: Kemendagri)

Untuk menjaga keseimbangan kompetisi, Kemendagri juga melakukan penyesuaian mengingat terbatasnya jumlah daerah berstatus kota di Tanah Papua. Kabupaten yang menjadi pusat pemerintahan provinsi, yakni Merauke, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya, ditempatkan dalam kelompok yang sama dengan Kota Jayapura dan Kota Sorong.

Penghargaan diberikan berdasarkan capaian kinerja daerah pada empat kategori, yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan diberikan untuk tingkat provinsi, ibu kota provinsi, dan kabupaten.

Kemendagri juga menyiapkan bantuan pemerintah bagi daerah terbaik. Peringkat pertama menerima bantuan sebesar Rp3 miliar, peringkat kedua Rp2 miliar, dan peringkat ketiga Rp1 miliar.

Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika meraih Terbaik I, Kabupaten Jayapura Terbaik II, dan Kabupaten Biak Numfor Terbaik III. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kabupaten Merauke meraih Terbaik I dan Kota Jayapura Terbaik II. Sementara pada tingkat provinsi, Provinsi Papua meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Barat Terbaik II.

Pada kategori Creative Financing tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika kembali meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Jayapura sebagai Terbaik II dan Kabupaten Raja Ampat Terbaik III. Pada kategori ibu kota provinsi, Kota Jayapura meraih Terbaik I dan Kabupaten Manokwari Terbaik II. Sedangkan pada tingkat provinsi, Provinsi Papua meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Barat Daya Terbaik II.

baca juga

Untuk kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat provinsi, Provinsi Papua Tengah meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Pegunungan Terbaik II. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kabupaten Nabire meraih Terbaik I dan Kabupaten Jayawijaya Terbaik II. Adapun pada tingkat kabupaten, Kabupaten Tambrauw meraih Terbaik I, Kabupaten Sorong Terbaik II, dan Kabupaten Dogiyai Terbaik III.

Sementara itu, pada kategori Pengendalian Inflasi tingkat provinsi, Provinsi Papua Selatan meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Tengah Terbaik II. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kota Jayapura meraih Terbaik I dan Kabupaten Merauke Terbaik II. Untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Fakfak meraih Terbaik I, Kabupaten Biak Numfor Terbaik II, dan Kabupaten Manokwari Selatan Terbaik III.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Bima Arya Sugiarto, Akhmad Wiyagus, kepala daerah se-Tanah Papua, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari sejumlah daerah.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun

Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:50 WIB

Ahmad Luthfi Antarkan Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri

Ahmad Luthfi Antarkan Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:47 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB