Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Dwi Bowo Raharjo, Tiara Rosana

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
Video Kabag Perencanaan Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Adri Desas Furyanto, yang berteriak "kaki saya patah" saat mengamankan aksi demonstrasi Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026), viral di media sosial. (kolase Suara.com/ ist)
baca 10 detik
  • AKBP Adri Desas Furyanto mengalami cedera saat mengamankan demonstrasi PB PMII di depan Gedung DPR RI, Senin (22/6/2026).
  • Polisi menyatakan korban menderita fraktur patella dextra atau keretakan tempurung lutut kanan akibat terdorong saat terjadi kericuhan aksi.
  • Saat ini, AKBP Adri sedang menjalani perawatan medis intensif di RS Polri Kramat Jati untuk memulihkan kondisi cederanya tersebut.

Suara.com - Video Kabag Perencanaan Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Adri Desas Furyanto, yang berteriak "kaki saya patah" saat mengamankan aksi demonstrasi Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026), viral di media sosial.

Belakangan, kepolisian mengungkap kondisi sebenarnya yang dialami perwira tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung menyatakan AKBP Adri didiagnosis mengalami fraktur patella dextra atau keretakan pada tempurung lutut kanan.

"Diagnosa: fraktur patella dextra. Adanya keretakan di bagian lutut kanan. Saat ini mendapat perawatan di RS Polri Kramat Jati," kata Reynold E.P Hutagalung kepada Suara.com melalui pesan singkat, Rabu (24/6/2026).

Video yang beredar sebelumnya memperlihatkan AKBP Adri dievakuasi dalam kondisi kesakitan setelah terjadi kericuhan antara massa aksi dan aparat.

Sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah Mahasiswa melakukan aksi di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ucapan "kaki saya patah karena kalian" yang terlontar saat itu memunculkan berbagai spekulasi mengenai cedera yang dialaminya.

Tak lama dari jawaban yang diberikan Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlin Sumantri menjelaskan, insiden bermula ketika aparat berupaya mengamankan replika keranda yang dibakar massa aksi.

Saat proses tersebut berlangsung, terjadi tarik-menarik dan dorong-dorongan antara petugas dan demonstran.

"Waktu aksi PMII hari Senin yang lalu itu, waktu mengamankan replika keranda yang dibakar, itu terjadi kericuhan, tarik-tarikan sama massa," terang Erlin kepada Suara.com saat dihubungi melalui telepon.

baca juga

"Di situ Bang Adri terjatuh, kedorong-dorong ya kan, karena beliau sudah enggak kuat lagi tenaganya, jatuh akhirnya di situ tempurung lututnya agak bergeser," katanya menambahkan.

Menurut Erlin, teriakan yang terdengar dalam video terjadi karena AKBP Adri belum mengetahui secara pasti kondisi cederanya saat kejadian berlangsung.

"Pas kejadian itu kan belum dirasakan apa mungkin patah atau gimana. Namun dalam keadaan panik jadi ngomongnya 'patah, patah', seperti di video itu kan," tuturnya.

Setelah mendapatkan pemeriksaan dari tim kesehatan, diketahui terdapat keretakan pada bagian tempurung lutut kanan.

Erlin menyebut cedera tersebut terjadi pada area lutut, bukan patah tulang pada bagian lain sebagaimana sempat berkembang dalam sejumlah spekulasi di media sosial.

"Saat dicek oleh tim kesehatan, itu tempurungnya agak bergeser," ujar Erlin.

Saat ini AKBP Adri masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati. Pihak kepolisian belum dapat memastikan berapa lama proses perawatan dan pemulihan yang dibutuhkan.

"Saya belum monitor lagi. Belum tahu juga apa sudah membaik atau gimana. Nanti saya koordinasi lagi dengan tim kesehatannya," ujar Erlin.

Sebagai informasi, aksi PB PMII di depan kompleks parlemen pada Senin (22/6/2026) sempat diwarnai ketegangan. Massa membakar sejumlah atribut demonstrasi, termasuk replika keranda. Kericuhan kemudian terjadi saat aparat melakukan pengamanan hingga menyebabkan AKBP Adri mengalami cedera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:46 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Terkini

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB